Story cover for Vapid by souwnana
Vapid
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 03, 2019
Bahagia atau kesedihan? 
Tentu saja kalian akan memilih 'Bahagia' bukan? 

Tapi apa jadinya jika kebahagiaan itu sebenarnya adalah kesedihan yang mendalam? 

"Kumohon jangan beri aku kebahagiaan.. aku-

-aku lelah.." - Yn
All Rights Reserved
Sign up to add Vapid to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
June | PJM cover
The Moment of Youth•✔ cover
Aquaphobia (Meanie) cover
AFFAIR ✔️ cover
Wish on The Same Sky | LJH 📌 cover
Set Me Free || Min Yoongi  cover
Just With You cover
I'm here. cover
No Brother? [TAMAT] cover
Manisnya Taehyung (Vkook) cover

June | PJM

54 parts Complete Mature

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction