Story cover for CORETAN SENJA by Hyldha_Naa
CORETAN SENJA
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 03, 2019
"Ya Allah... Aku bersyukur pada- Mu!! Sungguh aku benar- benar bersyukur pada- Mu!!" Teriak gadis itu dengan melemparkan batu kerikil yang tadi diambilnya, dan  dengan deras air mata itu telah membasahi wajah cantiknya. Kesiap air kolam pun bergemericik pilu melihat raungan tangis sendu yang tiada suara. 
Buku yang sendari tadi masih tetap dalam pelukan, kini telah jatuh mendebam diatas tanah dengan jutaan daun- daun kering berserakan.
All Rights Reserved
Sign up to add CORETAN SENJA to your library and receive updates
or
#228rohis
Content Guidelines
You may also like
About Meet (COMPLETED) by Lutfioktatys
60 parts Complete
Pertemuan bukan awal dari perpisahan, namun kamu saja yang belum mengikhlaskan perpisahan itu. Jangan salahkan pertemuan jika kau kehilangan, karna pertemuan dan perpisahan adalah sebuah takdir, lantas jangan melawan takdir karena sejatinya takdir adalah skenario terbaik yang dibuat oleh tuhan pada kita💚. Mentari, gadis tomboy,gadis pemilik otak konyol,gadis pembenci pertemuan karena ada kisah pahit dimasa lalu yang membuatnya dibenci oleh adik kembarnya bahkan orang tuanya tak menganggap sebagai anaknya. Gadis pemilik senyuman palsu karena ia selalu menyembunyikan segala kesedihan agar tidak dianggap lemah oleh orang-orang terdekatnya. Dan dia nyaris orang-orang tidak pernah melihatnya menangis, karena ia hanya bisa menangis jika dia benar-benar sendiri atau ia hanya menunjukan tangisannya pada orang yang ia percayai. ------------------------------------------------------ Surya, pemuda tampan,playboy,anggota geng motor,hobby balap liar, ingin sekali memiliki hati seorang gadis cantik di kelasnya, gadis tomboy yang memiliki otak setengah waras seperti dirinya. Tapi ternyata hati gadis itu susah sekali untuk dimiliki. Akankah Surya bisa menaklukan hati gadis itu? ------------------------------------------------------ "Harusnya gue ngak percaya sama kata-kata manis dia tentang pertemuan itu." "Harusnya gue ngak ngedengirin saran konyol dari mulut lo itu, kalo gue ngak ngedengerin itu, mungkin gue ngak jatuh cinta sama dia." ----------------------------------------------------- "Yakin lo mau memilih adik kelas itu?" "Iya, gue lebih tertarik dengan dia." "Gak nyesel, katanya dapatin hati doi susah, kalo susah tapi udah lo dapetin, kenapa lo sia-siain?" Dia diam tak bergeming mendengar ucapan temannya. "Ingat, karma is real!" Selamat membaca karya saya tentang Mentari dan Surya ---------------------------------------------------------- Awal puplish Oktober 2018 Target ending Juli 2019 Mohon doa restunya wahai kawan-kawan
You may also like
Slide 1 of 10
Senja dan Langitnya cover
SENJA JINGGA cover
About Meet (COMPLETED) cover
Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA] cover
Jingga (Tersedia Di Toko Buku) cover
After Djingga (Completed)  cover
HUBUNGAN RAHASIA [Completed] cover
I'M HURT!  cover
Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT] cover

Senja dan Langitnya

8 parts Complete

Di balik senja yang menggemaskan, ada rasa yang tersirat. Rasa tidak karuan. Rasa yang belum tersampaikan. Dalam hidup ini pasti akan ada yang datang dan pergi. Akan ada yang datang membawa angan atau bahkan pergi meninggalkan sayatan. Dan dia, dia punya peran. Entah tinggal dalam harapan, atau hilang bersama kenangan. "Senja memang indah, tapi kamu, jauh lebih indah dari hanya sekedar senja. Dan aku amat menyukai senja, tapi kamu, lebih dari hanya sekedar aku sukai." - Aro. "Saat hujan terus-menerus turun, akan terjadi genangan air di tanah tempat kau berdiri. Atau saat aku melihat langit, mungkin leherku akan terasa nyeri. Apakah saat aku terus-menerus mencoba berjuang bersamamu, akan ada genangan cinta dan luka di hatiku?" - Tasya. Atas nama senja aku sampaikan. Untuk seseorang yang pernah memperjuangkan, dari seseorang yang diperjuangkan. Aku Senja, ruang teduhmu dari masa depan.