Nerd
  • WpView
    Reads 304
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 15, 2020
-Kania Alashyara- Si gadis nerd tapi gak punya sifat seorang nerd. Gadis Nerd,yg menjadi gadis pertama yg berani menentang monster sekolah. Si Pemuda yang dijuluki Prince of bullying di sekolah alegram. Pertemuan mereka berawal dengan insiden yang kurang menyenangkan,membuat keduanya saling menyimpan rasa dendam. Berawal dari rusaknya 'millo' handphone kesayangannya. Dan timpukan sepatu,menjadi alasan gadis itu berurusan dengan berbagai macam masalah. Berbagai bullyan,caci maki,hingga penderitaan. Yang langsung membawa keduanya dalam sebuah kisah cinta. *** "Gua itu manusia dengan otak jenius!!jadi gua pasti bisa lakuin hal apapun dengan mudah!!".Pemuda itu tersenyum miring pada gadis di depannya. "Oh ya??,tapi sayangnya ucapan lo salah besar. Lo gak bakalan bisa ngelakuin hal yg satu ini".Gadis berkepang itu mulai mendekat,lalu membisikan sesuatu di sebelah telinga pemuda itu. "Mustahil kalau lo bisa berhenti jadi cowok songong!!--". *** Ini bukan sembarang cerita! Ini cerita Nerd yg berbeda! Ini Nerd bukan Fake Nerd! Kisah tentang persahabatan dan cinta. Kisah perjuangan dan kerja keras. Kisah yg mengajarkan tentang arti pahit dan manisnya kehidupan. Bahwa yang terlihat indah belum tentu itu sempurna. -Nerd- *** Penasaran sama ceritanya?? Langsung baca aja ya readers!! Mohon dukungannya!! See u:) Shintaz14
All Rights Reserved
#392
watty2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Numbness (selesai)
  • Fake Nerd Girl (Slow Update)
  • FAKE NERD GIRL (SUDAH TERBIT)
  • 1 Year With My Cutie Boy || Sanha ✔️
  • Fake Nerd [END]
  • NERD GIRL OR PERFECT GIRL ✔
  • ALTARSYA
  • Filantropi [SELESAI]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Shanin's Diary (Open Pre-Order)

Highest rank : #1 in boyfriend [15 januari 2019] "Jauh-jauh dari gue!" Ia mengibas-ngibaskan tangannya, seolah mengusir. Mau tidak mau Adel menurut, ia mundur dengan senyuman yang masih mengembang. "Jauh lagi!" Adel mundur lagi. "Lagi!" "Terus, lagi!" Adel terus mengikuti ucapan Bagas, dan senyumannya semakin lama kian sirna. "Udah, stop! Lo harus jaga jarak sama gue kayak gini. Kalo lo berani deket-deket, kita end!" sungut Bagas sambil memperagakan gaya menggorok leher. Bibir Adel mengerucut. "Ih, gue jadi kayak penguntit tau nggak, Gas?!" "Gas gus gas gus! Lo kira gue elpiji!" ucap Bagas tak terima dengan namanya yang disingkat-singkat dan malah jatuhnya seperti gas elpiji. Adel cengengesan. "Jadi, gue manggilnya apa, dong? Ba? Atau..... Sayang?" -------- Copyright 2018 @windchenchaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines