Past Time Vs Future

Past Time Vs Future

  • WpView
    LECTURES 198
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juil. 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis remaja yang mengalami broken home. Dulu dia baik, tapi akibat kejadian masa lalunya dia jadi berbelok ke hal hal yang negatif dan tidak percaya pada cowok. Hingga suatu ketika dia bertemu dengan seorang cowok seumuran dengannya yang bisa membuat dia percaya kembali. Tapi seketika kepercayaannya runtuh seketika akibat ulah sang cowok. Sehingga dia jadi lebih benci. Saat dia banyak masalah, seorang cowok yang lain datang ke kehidupannya. Sehingga menjadi masalahnya tambah rumit. Jadi bagaimanakah kelanjutanya?, dan oleh siapa kah hatinya dibuka dan siapa yang akan merubahnya kembali ke dia yang dulu?. Ikuti kisahnya.
Tous Droits Réservés
#818
somi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • Unforgettable, every second of it
  • LEITHLEACH
  • INFINITY
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Makna "Kita dan Luka"
  • Back With You

Dunia ini semakin tua semakin keras. Semakin sulit untuk dijalani. Sama halnya seperti yang dialami oleh seorang remaja laki-laki yang dipaksa dewasa karna keadaan. Hidupnya terlalu berat, bebannya terlalu banyak hingga ia lupa caranya untuk tersenyum. Ia tidak memiliki siapapun didalam hidupnya, bodoh dalam hal pelajaran, buta dalam bersosialisasi, dan penampilannya yang sangat mendukung untuk dirundung membuatnya memiliki julukan "Mati segan hidup tak mau". Hingga suatu hari kehidupannya berubah saat ia bertemu seorang gadis yang senasib dengannya. Kehadirannya membuat senyuman tipis terukir lagi dibibirnya. Namun keadaan itu tidak bertahan lama setelah masalah besar hadir dikehidupan keduanya. Jujur ia sudah lelah dengan kehidupannya. Mungkin ini saatnya untuk seseorang dari dirinya mengambil keputusan terbesar.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu