LET ME DIE

LET ME DIE

  • WpView
    Reads 388
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 28, 2020
ketika senja tak lagi di rindukan dan ketika bulan tak lagi indah di mata nya,senyum yang terpantri indah di wajah nya dengan tatapan penuh cahaya kehangatan nan menenangkan. Jung Hwa Eun.Satu nama yang mampu menggambarkan ke indahan dari sosok nya, sosok yang begitu sempurna dengan semua senyum dan keceriaan di dirinya,dia indah dengan rupa cantik nya dan sempurna dengan sifat dewasa nya di usia yang dibilang masih sangat muda. "Haruskah aku berterima kasih atau haruskah aku tersenyum padanya?, sama seperti apa yang ku lakukan selama ini? "-Jung Hwa Eun Dingin nya malam bukan lagi perkara baginya, sunyi nya malam adalah alunan indah baginya, namun tatapan itu bukan lah tatapan yang penuh dengan ketenangan. Byun Baekhyun.Nama yang mampu membuat semua orang menunduk menghindar dari tatapan mematikan itu, sosok beku yang tak mungkin untuk di cairkan, setidak nya sampai takdir yang bertindak. "Harus kah aku tersenyum saat dia tersenyum?,dan haruskah aku menatap mata nya yang penuh binar ketika dia menatap penuh binar ketika ia bicara?, atau haruskah ku tertawa saat melihat air mata di balik senyum nya? "-Byun Baekhyun. ketika dua kutub positif dari maghnet di satukan mereka tak akan menyatu, lalu haruskah salah satu nya di ubah menjadi negatif?, atau menyerah dengan kedua kutub itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We, Sense, And Destiny
  • "COMA" (Myungyeol FANFICION) END√
  • Krisyeol;Heart Of Hearts (✔)
  • You Are My Sunshine ✔️
  • When this rain stops || NCT dream x 127 [END]
  • June | PJM
  • UNWANTED FANGIRL [Completed]
  • Stendhal Syndrome: Love Your Smile
  • A Perfect Ghost
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]

"Aku tak pernah berpikir untuk hidup bahagia, karena aku tak pernah merasakan pentingnya diriku di sisi orang lain. Yang aku pikirkan, biarkan aku hidup semau dan sesuka ku. Toh, aku tak pernah percaya adanya takdir," -Lee Tae Won- "Semua orang melihatku tersenyum, tapi apapun yang mereka lihat dariku itu semua bohong dan palsu. Kau tau? Aku itu pembohong besar," -Park Hae Sun- Lee Tae Won, bisa dikategorikan manusia yang paling gila dan sinting. Dia, lelaki yang benci takdir hidupnya sendiri. Bahkan ia tak pernah perduli pada dirinya. Hanya ingin hidup bebas, menunggu kematian menghampirinya, karena ia terlalu bosan merasakan pahitnya hidup. Park Hae Sun, Perempuan yang bisa dikategorikan 'sempurna'. Ia punya segalanya. Tiada satupun orang di sekolahan yang tak mengenalnya. Tapi, satu hal yang masih belum ia dapatkan 'KEMATIAN'. Batu sekeras apapun bisa lapuk terkena tetesan air terus menerus. Begitu pula dengan hati seseorang. Sejauh dan sekuat apapun kalian berusaha menghindar dan berlari dari kenyataan. Takdir akan tetap hadir dan mendampingi kalian. 360° kehidupan mereka berdua berubah setelah pertemuan yang tak diduga. Itulah takdir hidup bagi Lee Tae Won dan Park Hae Sun. Pahit.. Manis.. Semua ada dalam setiap pertemuan mereka berdua. 'Si Brandal' yang dipersatukan dengan 'Si Pembohong Besar'. Percaya atau tidak? Mungkin sebagian orang merasa tidak. Tapi faktanya.. itu nyata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines