First Love

First Love

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 14, 2019
Detik sebuah jam dinding selalu terdengar. 'Kehidupan cintaku memiliki waktu'. Bunga sakura mekar pada ranting pohon yang bergerak atas hembusan angin.Burung berkicau serta terbang kesana kemari. 'Jauh lebih pendek daripada yang lain' ' jadi aku tak akan menyia-nyiakan' ' aku harus bersinar terang' ' bagai kembang api di langit musim panas'. Sebuah kota terlihat tenang dan berdiri gedung-gedung yang menjulang tinggi. 'Aku tahu tentang ini' ' ketika aku berusia 8 tahun'.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NAMU ✔
  • Eliinaa
  • Aerilyn
  • Gemitir✔️
  • KALA BIRU DEWATA
  • ELLGAR (TAMAT)
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • I'm broken [BHS#1]✓
NAMU ✔

***Sehun Exo Fanfiction*** Bumi di mata Yoo Yeon Seok sudah berhenti berputar. Tidak ada matahari, tidak ada rembulan. Yang hakiki hanya kegelapan. Matanya masih menangkap rupa dan warna, tapi hatinya lah yang buta. Sebabnya, karena Yeon Seok kini hidup sendiri. Istri dan putra satu-satunya sudah berpulang meninggalkannya. Dunia Yeon Seok mendadak hampa. Seperti pohon yang tidak pernah beranjak, seperti pohon yang terus berpijak. Hingga suatu hari, seorang anak bernama Oh Sehun mendatangi pohon milik Yeon Seok. Dia mengulas senyum dan mengulurkan tangan. Sehun tidak ingin menjadi pengganti, Sehun hanya ingin mengajak Yeon Seok untuk bahagia bersama-sama. Itu saja. (Namu adalah bahasa Korea dari pohon) Proclaim : I only own the plot and the ideas. I wish those artist that I use as a cast living life happily in their home land, healthy and successful, and blessed forever by their own God. Chapter Ending dibagikan terbatas hanya untuk kamu yang rajin vomment, tidak boom vote, dan bukan silent reader. Regards, Akhiriana Widi - ©Januari 2018.

More details
WpActionLinkContent Guidelines