We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Genaskara
  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Arkan Genaskara. Salah satu murd yang paling terkenal di SMA Bima Sakti. Cowok dengan sejuta kelebihan nya. Menjadi anak pemilik ketua yayasan di Sekolah nya sendiri, tak lantas membuat nya menjadi orang yang sombong. Bahkan ia terkenal ramah dan loyal kepada siapa pun. Hal itu lah membuat seluruh siswa SMA Bima Sakti menyukainya. Terutama Qila. Aqila Senjaritama. Si cewek pintar dan juga sederhana. Tak hanya pintar, namun juga keramah tamahan nya yang membuat ia menjadi panutan di sekolah nya. Dia salah satu perempuan yang menaruh rasa kepada Arkan. Semenjak pertemuan pertama nya di acara pelatihan Peserta Olimpiade Sains se-kota Jakarta. Ia langsung merasakan hal yang berbeda. Menarik. Itu yang ada di benak nya ketika melihat sosok Arkan. Sehingga ia tak sadar, dari kata menarik itu berubah menjadi kata suka, atau sudah merenovasi menjadi kata cinta? Namun ia lupa akan satu hal. Bahwa, tak ada yang paling bahagia di dunia ini selain cinta yang berbalas. Sanggupkah Qila bertahan kepada rasa yang tak berpihak? Haruskah ia bertahan? Atau bahkan merelakan?
All Rights Reserved
#374
senyum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • ZA&RA
  • TULIP [VIKUY]  (END)
  • Tasbih Pembawa Jodoh
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • Aksareya

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines