Secangkir Kopi yang menemukan bait puisinya

Secangkir Kopi yang menemukan bait puisinya

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah seorang manusia yang tengah menapaki dunia ibarat secangkir kopi pekat dan pahit lalu pada akhirnya menemukan bait puisi untuk membuatnya kembali hidup dengan ribuan kebahagiaan. Jika bumi adalah kertas kosong, maka kesedihan dan kebahagiaan adalah dua hal yang sama-sama akan menjadi tinta untuk kemudian terangkai menjadi bait-bait puisi, sedang kopi yang pekat dan pahit butuh sebait puisi untuk menjadikannya lengkap, untuk menggugurkan sepi dan menciptakan riang tak bertepi.
All Rights Reserved
#400
buku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Literasi Rasa
  • Stain
  • Tox(shit)
  • Our Coffee (Completed)
  • Eureka!
  • KITA
  • PENGECUT EGOIS -gxg-
  • Mencintai dalam diam {Chikara}
  • JINGGA

Raka, seorang pemuda introvert yang menghabiskan waktunya sebagai penulis puisi dan pengelola blog literasi, hidup dalam dunianya yang penuh dengan kata-kata dan rasa. Baginya, menulis adalah cara untuk memahami dunia dan mengungkapkan emosi yang sulit ia ekspresikan secara lisan. Namun, di balik kesendiriannya, Raka menyimpan luka masa lalu yang membuatnya enggan membuka hati. Suatu hari, ia bertemu dengan Aluna, seorang mahasiswa jurusan psikologi yang ceria, optimis, dan memiliki kecintaan mendalam pada kopi. Aluna bekerja paruh waktu di sebuah kafe kecil yang sering dikunjungi Raka. Berbeda dengan Raka, Aluna adalah pendengar yang baik dan percaya bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak untuk didengarkan. Pertemuan mereka dimulai dengan secangkir kopi dan buku catatan Raka yang tanpa sengaja tertinggal di kafe. Aluna membacanya dan terpesona oleh kedalaman perasaan yang tertuang dalam setiap baris tulisan Raka. Ia pun memutuskan untuk mengenal pria penyendiri itu lebih jauh, meski Raka awalnya menolak untuk terbuka. Seiring waktu, Aluna perlahan membawa Raka keluar dari tempurungnya. Mereka mulai berbagi cerita, mimpi, dan ketakutan. Namun, ketika hubungan mereka semakin dalam, masa lalu Raka kembali menghantui, sementara Aluna harus menghadapi pilihan sulit antara masa depannya dan perasaannya terhadap Raka. Literasi Rasa adalah kisah tentang dua insan yang belajar memahami bahasa hati, tentang bagaimana rasa bisa diungkapkan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran, kesabaran, dan secangkir kopi yang selalu hangat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines