Story cover for Tashila & Thyara by WaskitaPutri
Tashila & Thyara
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 05, 2019
"Maksudnya Lo mbom-mbok, KUNTILANAK?".tanya reno ketakutan.
"Iyaaaa....".jawab tashila jutek
"Astagfirullah..... Allahuakbar" ucap renoo sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan nya.
"Kenapaa looo? Takutt yaaaaa".ucap tashila meledek reno
"Idihh apaan sih loo,gak lahh ngapain gw takutt".jawab Reno
"Ehhh btw lu bisa ngeliat mereka?".ucapnya lagi
"Iyaa".tashila singkat
"Dari bocahhh?".ucap Reno lagi
"Iyaaaaaaa".jawab tashila geram
"Berarti Lo bisa liat kembaran gua donggg".ucap reno,dan berhasil membuat tashila terkejut...
"Maksud perkataan Lo apa yaa?". Tanya tashila
All Rights Reserved
Sign up to add Tashila & Thyara to your library and receive updates
or
#224reno
Content Guidelines
You may also like
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
Bad Papa by lois_MILM
57 parts Complete
Kairaci harus menanggung beban yang sama sekali tidak pernah dipikirkannya. Di usianya yang tepat 23 tahun, Kairaci harus menikah dengan duda anak 1. Tragisnya lagi, sang duda tidak pernah menganggap anak bayinya hidup. Keluarga besarnya meminta dia menikahi Seun, seorang anak konglomerat kaya raya, agar bengkel milik keluarganya berubah menjadi bisnis besar. Seun tentu saja tidak setuju dengan perjodohan itu. Seun berusaha mempermalukan Raci di depan keluarganya. Raci terlihat seolah-olah seperti gadis yang ingin menikahi lelaki kaya agar dapat merebut seluruh harta suaminya. Perjodohan itu pun digagalkan karena Seun mencintai Liette, pacarnya saat ini. Raci merasakan trauma gagal menikah karena kejadian menyakitkan itu. Namun suatu malam, Seun mencari Raci untuk menikahinya dengan alasan yang tidak Raci ketahui. Tentu saja bukan karena Seun tiba-tiba mencintai Raci. Karena desakan orang tuanya, Raci akhirnya menikahi Seun meski pun Raci tahu dia akan menderita. Menghadapi seorang Seun yang dingin, suka menyakiti lewat kalimat, selalu ingin dituruti dan gengsinya selangit. *** Kenapa?" "Lo masih mau jadi ibunya Christian?" "Gue mau tetap jadi ibu Christian sampe kapan pun, bahkan kalau semua ini udah berakhir buat kita berdua," jawabku. "Kalo gitu, tungguin gue," ujar Seun yakin sambil mencengkram kedua pundakku. "Gue harus nungguin lo pulang kantor lagi? Sekarang aja ngomongnya, lo mau minta pisahkan? Suratnya mana?" "Kenapa pikiran lo selalu tentang pisah?" tanya Seun. "Bukannya lo emang mau pisah? Gue juga udah muak sama hubungan ini, kalo lo bawa pacar lo terang-terangan di depan gue kayak gini," ujarku. "Liette bukan pacar gue, gue gak pernah selingkuh dari lo," balas Seun. "Lo berani-beraninya ngomong kayak gitu di depan gue, sementara cewek yang lo bilang bukan selingkuhan lo, lagi nunggu di dalam mobil, siap buat berangkat kerja bareng sama lo. Kalo bukan pacar apa namanya? Calon istri?"
DIKANESHA by yunnicunil
16 parts Ongoing
Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"
You may also like
Slide 1 of 10
Tokoh Utama cover
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
Misi Kalisa (End) cover
Raina Maramitha cover
Tingkat Tiga cover
Viona Allexa Miller cover
Diary Ila cover
Ain't Your Daddy (COMPLETED) cover
Bad Papa cover
DIKANESHA cover

Tokoh Utama

21 parts Complete

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.