Can We? (HIATUS)

Can We? (HIATUS)

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 30, 2020
Dia yang paling mengerti aku, paling memahamiku, mendampingiku ketika aku sendirian dalam kubangan rasa takut yang menyergap. Dia tidak meninggalkan ketika orang lain memilih pergi, dia selalu bertahan walaupun sikapku ini memuakkan. Dia, sosok yang aku ingin untuk selalu menyertaiku. Tapi, bisakah? -Ayleen Cahaya Prameswari Senyumnya tak semanis yang orang lain lihat, ada rasa pahit yang dia tahan. Pundaknya tak sekokoh yang terlihat, ada beban berat yang melekat kuat. Aku ingin selalu mendampinginya, memeluknya ketika ketakutan menyerangnya, menjaganya ketika dunia dengan keras membuatnya terluka. Tapi, bisakah? -Ikhsan Narezza Dua orang yang saling memiliki perasaan yang kuat, tapi sulit bersatu karena banyak hal yang membuat keduanya sulit terikat. Start : Juni 2019 ©AraaFe
All Rights Reserved
#119
temantapimesra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Pilar Sendu
  • Jingga di Samudra [Completed]
  • - YOU -  [TAMAT] ✓
  • Terima Kasih, Senja!
  • Stay With You [END]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Be My Husband [REVISI]
  • Zahra & Rakha

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines