Sunshine
  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bima, seorang laki-laki yang menyukai suasana alam dan traveling. Dia selalu berpergian ke tempat-tempat yang menyajikan pemandangan alam agar dia senantiasa bersyukur atas kenikmatan yang Allah berikan. Tempat favoritnya adalah pantai dan ditempat itulah ia mengalami tragedi yang mengakibatkannya koma selama 1 bulan. Setelah ia sadar dari koma, dia tidak mengingat apa yang terjadi padanya. Keluarganya pun tak memaksanya untuk mengingat apa yang terjadi. Karena yang terpenting adalah Bima sudah sadar. Hal yang paling menganjal dalam hatinya yaitu kalung berbentuk bulat dengan ukiran matahari yang dipakainya. Meski ia tak mengingat kejadian yang dia alami, tapi dia mengingat masa lalunya dan tak pernah memiliki kalung ini. Namun kalung ini telah dia miliki saat ia ditemukan. Sebenernya apa yang sedang terjadi? Siapa pemilik kalung itu? Misteri apa yang akan diungkap?
All Rights Reserved
#840
pantai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines