save me
  • WpView
    LECTURES 27
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juil. 8, 2019
perkenalkan seseorang yang mencari pekerjaan demi kehidupannya sendiri dan bertemu seseorang yang istimewa *Oktavia Nurmala Ramadhani awalnya aku merasa kesepian,tetapi sekarang ku bahagia karena aku bertemu orang istimewa dalam hidupku. perkenalkan namaku anita aku bekerja di sebuah kafe yang bernama kafe indah,entah mengapa aku merasa bekerja disini tidak nyaman. suatu hari aku melayani satu pelayan kafe,dia memesan 1 capuccino. "mbak..." "iya mau pesan apa mas" "saya mau pesan 1 capuccino" "oke,ditunggu ya mas" setelah itu aku menerima pesanan si mas itu,entah mengapa aku curiga dengan si mas itu,dia memakai pakaian hitam dan tertutup.aku membawa pesanan si mas itu, "ini mas 1 capuccino nya" "mbak saya gak pesan 1 capuccino tapi esfreso" "tapi mas sendiri yang pesan" si mas malah membentak-bentak saya,dan tidak berapa lama bos ku datang.. "ada apa ini mas" "saya pesan esfreso malah dibuat capuccino" rasanya si mas ini sengaja membuat saya di marahin sama bos,setelah itu bos mengajak saya keruangannya "Anita hari ini saya pecat" "tapi saya tidak melakukan itu si masnya sendiri yang pesan capuccino" "pokoknya sekarang kamu di pecat" sampai segini dulu ya 😁
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ASYA - unrepeatable happiness
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Naughty Nanny
  • the secret of love
  • Sudut pandang (felisha)
  • IMPERFECT
  • ASAVELA KIARA
  • i hate you bossy!

ASYA 2 - unrepeatable happiness POV ASYA *SAATNYA CINTA* DESEMBER 24' hujan rintik mulai membasahi bumi dan kini aku tersentak akan sesuatu yg membuatku sedih. yah, kenangan bersama dimas membuatku terasa bahagia. disatu sisi aku merasakan sakit yg amat dalam. "kenapa harus kembali ke masalalu, mas?" suaraku menjadi parau dan sakit sesaat setelah menyebutkan hal itu. cukup lama aku bersedih ketika mengingat bahwa orang yang aku anggap rumah ternyata hancur juga. aku tersentak saat dering telponku membuat atensi seisi kamarku. dan ya orang yg menelpon adalah wawan. aku berusaha untuk menetralisir suaraku setelah menangis. "hallo wawan? tumben nelpon kenapa?" "gimana kabarnya sya? masih sedih ya? aku cuman mau nanya kabar aja sekalian pengen ngajakin keluar ntar malem. bisa?" "iya boleh aku juga lagi suntuk dirumah" "oke kalo gitu ntar aku jemput ya?" kita ngopi di tempat aku kerja aja di pictum gimana?" "eum boleh deh kalo gitu nanti kabarin aja ya.." "okey see you to night aysaa hehe.." terdengar tawa tulus yang diberikan oleh wawan kepadaku dan aku sangat senang bisa kenal dengan wawan. karena sudah magrib, aku memutuskan untuk bersiap dan menunggu wawan untuk menjemput ....... setelah wawan menjemput asya, tibalah mereka di salah satu cofeshop tempat wawan bekerja yaitu pictum cofee. setelah memesan minuman dan beberapa makanan, mereka pun akhirnya ngobrol santai dan sesekali tertawa ringan sampai pada akhirnya.. "aku tau kamu masih mikirin dimas sya.. mungkin emang susah untuk move dari sesuatu yg membuatmu nyaman. makanya aku ajakin kesini supaya kamu ga terlalu mikirin dia lagi" "huft susah wan buat lupain dimas. mungkin emang butuh waktu untuk bisa lupain semua nya. aku masih ga nyangka aja si kenapa dia bisa balik ke masalalu nya.." "mungkin dimas masih sayang sama masala... eh itu dimas bukan si??" seketika obrolan mereka berhenti ketika melihat dimas dan pacarnya masuk ke cofeshop yang sama

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu