A Werewolf Boy [Z.M]

A Werewolf Boy [Z.M]

  • WpView
    Reads 6,721
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 21, 2015
"Kau milikku, Elsa." Bisiknya tepat di wajahku. Bibir tebalnya begitu menggoda di hadapanku. Bahkan deru nafasnya membuatku basah di bawah sana. Aku tak mengenalnya namun aku merasa mempunyai ikatan kuat dengannya. Tiba-tiba kedua tangannya menangkup wajahku dan bibir tebal itu kini melumat bibirku. Rasanya berjuta kupu-kupu berterbangan di perutku. Kedua tanganku kini sudah melingkar di lehernya. Bibirnya terasa amat manis. Seperti candu untukku. Aku memang gila berciuman dengan orang asing. tapi Bibirnya yang membuatku luluh dan bahkan mampu menyengatkan aliran listrik yang tak ku mengerti. Wajahnya menjauh. Nafas kami terengah-engah sebelum mengatakan sesuatu dia tersenyum manis. Ralat sangat manis hingga lututku terasa melemas. "Kau miliku seutuhnya. Dan aku membenci penolakan." Copyright © 2015 by Febi
All Rights Reserved
#16
zaynmalikfanfic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • ❄Love & Pain❄
  • Sweet Combat
  • Stupid Cupid
  • Last Meet
  • Because of the bad Experience -One Direction-
  • Need Someone💔
  • Stay (Away)
  • Doctor's Angel

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines