Goresan Luka

Goresan Luka

  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 26, 2019
Faktanya tidak ada orang yang tidak memiliki masa lalu, walau tingkat keburukannya tentu berbeda. Yang harus disadari adalah kita harus bisa memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang sudah diperbuat. Memaafkan masa lalu, kenangannya, bahkan orang yang dulu sempat menyakiti begitu dalam. Kita luar biasa, mari berbenah diri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antagonis
  • Menyerah atau Bertahan?
  • TAK BERSAMBUT
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Sebelum Luka
  • Benalu [Terbit]
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • Perihal Waktu
  • Another Me
  •  I Love You, Goodbye.
Antagonis

Pertengkaran hebat antara hati dan logika tidaklah mudah, memunculkan egois yang terus bergerak meronta dalam diri. Melangkah dengan kaki penuh luka di atas jalan berduri, memeluk kepastian dengan kesakitan yang terdalam. Menarik raga yang hanya bisa diraih, hati yang kosong pergi menjauh dan tidak peduli. Tersakiti, bukan hanya mereka saja. Hati terus merasakan sakit tanpa henti. Menuliskan takdir yang begitu lucu pada kisahnya. Termenung, menyadari jika semuanya salah. Tetapi tidak ingin mengakhiri. Hanya ada kata maaf dan terima kasih yang terucap. Maaf karena memaksakan hati dan terima kasih sudah mau menerimanya dengan luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines