Please, Look At Me

Please, Look At Me

  • WpView
    Reads 36,943
  • WpVote
    Votes 3,048
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
Judul diganti menjadi "Please, Look At Me" (Sebelumnya-Di Balik Topeng) (Follow sebelum baca) Keajaiban. Ya, saat ini aku menunggu kata itu datang dalam kehidupanku. Merubah segala apapun yang membuatku benci untuk terus-menerus bersembunyi. Apakah ada yang salah dengan wajahku ini? Kenapa ayahku dan kakakku sangat membenci setiap inci wajahku? Arsenio Orlando, pernah bertemu dua kali. Namun, rasa benci yang terlihat dari aura tubuhnya. Apa aku salah mempunyai wajah seperti ini? Hingga orang baru pun membenciku. Ternyata, ada kisah yang tersembunyi dalam kebencian mereka. Akhirnya aku tahu, seberapa rapat bangkai yang terkubur, maka semakin tercium baunya. "Bersembunyi adalah caraku. Dan keadaan yang membuatku seperti ini." _Andrhea_ "Menemuimu adalah solusiku. Tetapi, masa lalu membuatku menghindarimu." _Arsen_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Arkrasiv ☑️
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • ALSENA
  • RINDUKU [TERBIT✔]

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines