Please, Look At Me

Please, Look At Me

  • WpView
    Leituras 36,954
  • WpVote
    Votos 3,048
  • WpPart
    Capítulos 51
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, out 24, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
Judul diganti menjadi "Please, Look At Me" (Sebelumnya-Di Balik Topeng) (Follow sebelum baca) Keajaiban. Ya, saat ini aku menunggu kata itu datang dalam kehidupanku. Merubah segala apapun yang membuatku benci untuk terus-menerus bersembunyi. Apakah ada yang salah dengan wajahku ini? Kenapa ayahku dan kakakku sangat membenci setiap inci wajahku? Arsenio Orlando, pernah bertemu dua kali. Namun, rasa benci yang terlihat dari aura tubuhnya. Apa aku salah mempunyai wajah seperti ini? Hingga orang baru pun membenciku. Ternyata, ada kisah yang tersembunyi dalam kebencian mereka. Akhirnya aku tahu, seberapa rapat bangkai yang terkubur, maka semakin tercium baunya. "Bersembunyi adalah caraku. Dan keadaan yang membuatku seperti ini." _Andrhea_ "Menemuimu adalah solusiku. Tetapi, masa lalu membuatku menghindarimu." _Arsen_
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Harapan Bunga Terakhir
  • RINDUKU [TERBIT✔]
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Arkrasiv ☑️
  • Perkara Rumpang
  • Memories in Moon
  • Menyerah atau Bertahan?
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo