Please, Look At Me

Please, Look At Me

  • WpView
    LECTURAS 36,941
  • WpVote
    Votos 3,048
  • WpPart
    Partes 51
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 24, 2020
Judul diganti menjadi "Please, Look At Me" (Sebelumnya-Di Balik Topeng) (Follow sebelum baca) Keajaiban. Ya, saat ini aku menunggu kata itu datang dalam kehidupanku. Merubah segala apapun yang membuatku benci untuk terus-menerus bersembunyi. Apakah ada yang salah dengan wajahku ini? Kenapa ayahku dan kakakku sangat membenci setiap inci wajahku? Arsenio Orlando, pernah bertemu dua kali. Namun, rasa benci yang terlihat dari aura tubuhnya. Apa aku salah mempunyai wajah seperti ini? Hingga orang baru pun membenciku. Ternyata, ada kisah yang tersembunyi dalam kebencian mereka. Akhirnya aku tahu, seberapa rapat bangkai yang terkubur, maka semakin tercium baunya. "Bersembunyi adalah caraku. Dan keadaan yang membuatku seperti ini." _Andrhea_ "Menemuimu adalah solusiku. Tetapi, masa lalu membuatku menghindarimu." _Arsen_
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cahaya [COMPLETED]
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • Memories in Moon
  • DELORA ✓
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Arkan & Bandung
  • Arkrasiv ☑️
  • RINDUKU [TERBIT✔]
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido