Please, Look At Me

Please, Look At Me

  • WpView
    Reads 36,944
  • WpVote
    Votes 3,048
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
Judul diganti menjadi "Please, Look At Me" (Sebelumnya-Di Balik Topeng) (Follow sebelum baca) Keajaiban. Ya, saat ini aku menunggu kata itu datang dalam kehidupanku. Merubah segala apapun yang membuatku benci untuk terus-menerus bersembunyi. Apakah ada yang salah dengan wajahku ini? Kenapa ayahku dan kakakku sangat membenci setiap inci wajahku? Arsenio Orlando, pernah bertemu dua kali. Namun, rasa benci yang terlihat dari aura tubuhnya. Apa aku salah mempunyai wajah seperti ini? Hingga orang baru pun membenciku. Ternyata, ada kisah yang tersembunyi dalam kebencian mereka. Akhirnya aku tahu, seberapa rapat bangkai yang terkubur, maka semakin tercium baunya. "Bersembunyi adalah caraku. Dan keadaan yang membuatku seperti ini." _Andrhea_ "Menemuimu adalah solusiku. Tetapi, masa lalu membuatku menghindarimu." _Arsen_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arkrasiv ☑️
  • Arkan & Bandung
  • Misunderstand
  • Perkara Rumpang
  • LYBLOP [✓]
  • RINDUKU [TERBIT✔]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Memories in Moon

Tentang perjuangan untuk mendapatkan, namun yang pada akhirnya dia lepaskan. Krasiva benci peduli dan percaya pada orang lain. Lalu Arkara datang, mengubah yang asing menjadi biasa. Namun sayang, hal biasa tadi kemudian berubah lagi menjadi asing. Krasiva kembali benci untuk peduli dan percaya. *** Tadinya aku pikir kehadirannya akan menyembuhkan luka pada hatiku --ah, setidaknya aku berharap kau bisa mengurangi sedikit saja rasa perihnya. Awalnya memang begitu. Kamu berlagak seperti orang paling mengerti. Namun ketika aku mencoba membuka hati, kamu hilangkan semua. Aku ditinggal ditengah jalan. Dengan segenap rasa pada hatiku yang kini telah mengembang untukmu. Akhirnya aku sendiri lagi. -Krasiva Anastasya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines