Damn!
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Hanya kisah sehari-hari penulis selama masa perkuliahan. Mulai dari maba sampe lulus. Mulai dari seneng sampe sedih. Mulai dari kisah cinta diam-diam sampai nikah. ------------------------------------------------------ Untuk teman-teman kuliah ku, mohon maaf jika kejadian ini sama persis dengan apa yang dialami. Hanya saja disini aku menggunakan nama samaran. Cerita ini akan di update setiap harinya. Terimakasih sudah mau mampir:) Regards, cha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving You
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • CHAIRMATE [DRAMIONE]
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • Rainbow After The Rain(2)
  • KLUB PENGANGGURAN
  • My Sweet Lecturer [Tamat]
  • Diusik Kala Hening
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY

More details
WpActionLinkContent Guidelines