Story cover for Damn! by chairunnisaww
Damn!
  • WpView
    LECTURES 46
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 46
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement juil. 06, 2019
Hanya kisah sehari-hari penulis selama masa perkuliahan.
Mulai dari maba sampe lulus.
Mulai dari seneng sampe sedih.
Mulai dari kisah cinta diam-diam sampai nikah.

------------------------------------------------------

Untuk teman-teman kuliah ku, mohon maaf jika kejadian ini sama persis dengan apa yang dialami. Hanya saja disini aku menggunakan nama samaran.

Cerita ini akan di update setiap harinya.
Terimakasih sudah mau mampir:)

Regards,

cha.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Damn! à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#495nonfiction
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Loving You, écrit par nutadbi_
40 chapitres Terminé Contenu pour adultes
*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Loving You cover
KANAYA [ON GOING] cover
Pelangi Hati (SELESAI) cover
The Boy Next Window [Completed] cover
Dear, Future Husband cover
Audy & Bani cover
GOOD DADDY (REVISI) cover
philopobhia cover
KLUB PENGANGGURAN cover
Pulih (Sekuel Shila) [END] cover

Loving You

40 chapitres Terminé Contenu pour adultes

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY