Story cover for Cendayam  by Sinar10
Cendayam
  • WpView
    LETTURE 7
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
  • WpView
    LETTURE 7
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
In corso, pubblicata il lug 06, 2019
***

Gadis berkerudung putih terlihat membawa tumpukan buku tulis milik teman-teman sekelasnya dan miliknya. Ia terlihat kesulitan membawa buku-buku tulis itu, hingga ia tak melihat jalan di depannya dan jatuhlah seluruh tumpukan buku tulis yang ia pegang.



"Tidakkah kau melihat bahwa ada yang sedang membawa tumpukan buku? Mengapa tidak menyingkir?" kata gadis itu dengan nada tak bersahabat.



Ketika melihat siapa yang ada di hadapannya saat ini. Pikirannya seolah tertarik ke dalam memori beberapa tahun lalu. Mengapa harus ia yang menabrak dirinya? Apakah orang itu sangat berarti untuknya? Atau sebaliknya, sangat tidak diinginkan olehnya?

***

#EventPenRa
Tutti i diritti riservati
Tabella dei contenuti

1 parte

Iscriviti per aggiungere Cendayam alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
GISTARA (TERBIT) di lawsleda
21 parti Completa
Agasthya Raka Dewantara selalu hidup di bawah bayang-bayang sempurna kakaknya yang telah tiada. Tak ada hari yang berlalu tanpa perbandingan menyakitkan dari keluarganya, membuat kasih sayang sang ibu terasa seperti jarak yang mustahil untuk dijangkau. Ketidakadilan ini kerap membuat Raka bertanya-tanya: apakah dirinya memang hanya sekadar bayangan dari sosok yang lebih baik? Di balik wajah tampannya dan posisi bergengsi sebagai kapten tim basket di International High School Lawrence, tersimpan kegetiran yang terus membebani hatinya. Semesta tampaknya enggan memberinya jeda, dari tekanan keluarga hingga beban tanggung jawab yang terus bertambah. Hingga suatu hari, di tahun ketiga masa sekolahnya, hidup Raka berubah saat ia bertemu dengan Afiza Niskala Rumaysa-seorang gadis baru yang polos dan apa adanya. Niskala tidak hanya membawa kehangatan, tetapi juga cahaya yang tak pernah dirasakan Raka sebelumnya. Perlahan, kehadiran Niskala mematahkan dinginnya hati Raka, membuatnya melihat bahwa mungkin ada cara lain untuk mencintai dirinya sendiri dan menerima kenyataan hidupnya. Namun, ketika cobaan demi cobaan kembali menerjang, mampukah Raka berdiri teguh dan melangkah maju? Akankah Niskala menjadi sosok yang setia menemani langkah Raka melewati badai kehidupan, ataukan ia justru menjadi alasan baru untuknya kembali terpuruk? Novel ini adalah kisah tentang pencarian makna kasih sayang, penerimaan diri, dan harapan yang tak pernah padam, meski di tengah gelapnya bayangan.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 8
Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT] cover
Cerita Dalam Penantianku (End) cover
Ketika Hati Bicara cover
Never Let You Go (Complete) cover
Dikala itu, Aku Tak Mengerti  cover
REKSA: The Last Bell cover
Why Did You Choose It? cover
GISTARA (TERBIT) cover

Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]

20 parti Completa

Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]