Story cover for Cold and Ice by alexandrianaa
Cold and Ice
  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jul 06, 2019
"Mau sampai kapan pun itu kita gak bakal pernah bisa bersatu!" - Megan Elisa Chamberlake 

"Bisa aja, karena gue yakin, cewek dingin Kayak Lo pasti dapetnya cowok es kayak gue" - Leonardo James William

--------------------------

Please Jangan plagiat!
All Rights Reserved
Sign up to add Cold and Ice to your library and receive updates
or
#497leo
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Kaila's Choice: Stay Or Move On? cover
Letha cover
Be My Light cover
Maafkan Aku cover
My Priority cover
True Love cover
Perfect Change cover
Zafio (END) cover
BE A RAINBOW cover
ALSHA cover

Kaila's Choice: Stay Or Move On?

8 parts Ongoing

Kamila Almeira Athaya. Gadis ceria dan menyukai hal-hal yang sederhana, seperti permen milkita dan strawberry. Karena sifatnya itu, banyak yang diam-diam menyukainya. Beberapa berani mendekat, mencoba mengukir kisah dan ada juga yang hanya bisa mengagumi dari kejauhan. Tapi meskipun banyak orang yang ingin mengisi hatinya, hati Kaila tetap tak tergoyahkan. Karena tanpa ada yang tahu, di balik tawa dan sikapnya yang ceria, ia menyimpan satu nama di hatinya, seseorang yang belum bisa ia lupakan. Seseorang yang diam-diam masih ia tunggu. Dan di antara mereka yang berusaha mendekatinya, ada satu orang yang terus bertahan, yang selalu ada di sisinya. Rama. Sosok yang mungkin, tanpa Kaila sadari sudah mulai mengisi celah kosong di hatinya. Namun, apakah Kaila akan tetap menunggu seseorang dari masa lalunya? Ataukah akhirnya ia akan menyadari bahwa cinta yang ia cari selama ini, justru ada di hadapannya? • • "Aku masih menunggumu. Meski waktu terus berjalan, meski semua orang menyuruhku melupakan. Tapi bagaimana bisa aku pergi, jika hatiku masih tertinggal padamu?" - Kamila Almeira Athaya "Gue suka dia, semua orang mungkin juga tahu. Tapi yang nggak sama orang tahu, gue selalu kalah sama orang yang disimpan dihatinya. Gue cuma bisa ada di dekatnya, berharap suatu hari dia bakal ngelihat gue... lebih dari sekadar teman." - Rama Bramantya Sakha