Story cover for Kamuflase by blizzardcold21
Kamuflase
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jul 06, 2019
Mature
Semua orang punya topeng dalam menjalani hidup. 
Topeng untuk menutupi diri dan jiwa yang sebenarnya. Sebab menjadi diri sendiri di era postmodern seperti ini bukanlah hal yang mudah. 
Sooner or later, akan tiba saat di mana topeng itu dibuka. Baik oleh si empunya, ataupun oleh orang lain.

Ini bukan cerita tentang romansa badboy, badgirl, nerdy atau sejenisnya. Ini cerita tentang depresi, insecurity, self harm, trauma, toxic parents, broken home, unrealistic beauty standard, stratifikasi sosial, dan berbagai problema berat lainnya.

'Find out how little we know about someone we know.'
All Rights Reserved
Sign up to add Kamuflase to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 9
[✔] Lean On Me || Nomin cover
Happiness [SELESAI] ✔ cover
Breathe cover
ELGITA  (TERBIT) cover
Rumah Orang Mati cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
Hello Stranger cover

[✔] Lean On Me || Nomin

5 parts Complete

<<𝙼𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝙷𝚎𝚊𝚕𝚝𝚑>> 🍃 - Ini bukan tentang siapa yang mencintai siapa, melainkan tentang siapa yang selalu ada di sampingmu dan mengingatkanmu untuk senantiasa mencintai diri sendiri. 🍃 - Untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, semoga cerita ini dapat memberikan kesan dan pelajaran bagi setiap orang agar dapat selalu menghargai diri sendiri. ⚠WARNING⚠ Cerita dibuat untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia pada tanggal 10 Oktober. Berharap pembaca dapat memetik pesan yang author coba sampaikan melalui cerita. Mengandung KONTEN SENSITIF bagi PEMBACA TERTENTU. Mohon bijak dalam menanggapi isi cerita⚠ ⚠Homophobic? Dimohon untuk mencari jalan keluar sendiri⚠ Start {08/10/21} End {10/10/21} 🥉 on #dissociativeidentitydisorder [17-10-21] ©derra_ra