Shine Story

Shine Story

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida vie, sep 1, 2023
Shine jatuh tersungkur,melihat se keliling dengan mimik wajah yang ketakutan, ia berlari bersembunyi di balik pohon besar yang akarnya sedikit berlubang. 'HEI! KELUAR SEKARANG,AKU SUDAH CUKUP BAIK DENGAN MEMBIARKAN MU BERNAFAS SAMPAI DETIK INI' shine memeluk kaki nya sendiri dengan satu tangan,dan tangan satunya menutup mulutnya supaya tidak ada suara, menutup mata erat-erat sambil berdoa dan berharap pria itu tak menemukan nya. 'SWEETY KU HITUNG SAMPAI 2 JIKA KAU TAK KELUAR AKAN KU BUAT KAU... Dan tanpa di sadar pria itu sudah ada di depan pohon besar,lebih tepatnya di depan wajah shine. lumpuh'
Todos los derechos reservados
#4
pcycho
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • Langkah Dalam Senja
  • My Psychopath Boyfriend (SUDAH TERBIT)
  • Love Sick
  • FLASH(K-POP VER)
  • pasien tantrum ku~
  • I'M NOT PSYCHO

[ completed ] "Phi Sing, aku sangat mempercayaimu kau tahu itukan?" Pria berkulit Tan itu mengganggukan kepalanya, sembari mengusak rambut pria manis itu pelan, "Ya, aku tahu." ** "Aku tidak mau tahu, kau harus bisa membunuhnya buat semuanya seolah-olah kecelakaan." suara asing sesosok wanita itu terdengar cukup menyeramkan di dalam ruangan itu, akan tetapi tidak dengan pria yang tengah menyembunyikan dirinya di dalam lemari, pria itu membukam mulutnya sendiri dengan telapak tangannya. menyembunyikan isakan pelan yang keluar dari mulutnya. ** "Dia sudah mati, mobilnya terjatuh tepat di jurang itu dan meledak begitu saja." "Kau yakin?" "Iya." "Apa kau tidak merasa senang?" Pria itu hanya berdiam diri, dan melangkahkan kakinya dari tempat itu, tanpa mengatakan sepatah katapun lagi. ** Sesosok pria manis, bertubuh ramping menatap seseorang yang berdiri dari kejauhan, pandangan mata pria manis itu tampak meredup, sebelum tersenyum sinis pada pria itu. "Kau harus merasakan apa yang aku rasakan, kau harus mati Singto Prachaya!" ** Warning!! Cerita ini mengandung unsur Yaoi / Boyslove / Boyxboy, Mpreg, adegan kekerasan, kata-kata kasar, mature content.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido