INTROVERT GIRL

INTROVERT GIRL

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Jalan hati-hati dong" teriak laki-laki itu. Suaranya berat tapi lembut. Tipe suara yang tidak membosankan. "Iya maaf" Ucapku lirih tapi masih bisa didengar olehnya. Dia hanya menatapku tajam. Aku mulai ketakutan. Tapi aku coba untuk mengontrolnya. "Karna lu udah bikin mood gue jelek. Lu harus buat mood gue baik dengan cariin gue buku yang paling bagus disini" tatapannya perlahan melembut dan wajahnya yang tampan mulai mendominasi penglihatanku. "Kenapa lu diem aja?" tanyanya menyadarkanku. "Ga- ga ada" "Gue tau gue ganteng. Tapi lu gak bisa nikmatin muka gue secara gratis. Lu baru bisa kalo udah pacaran sama gue" _____ Sebuah cerita fiksi tentang cewek introvert yang menghadapi masa pertama kuliah dan, masa pertama jatuh cinta.
All Rights Reserved
#230
lia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • Kamu
  • Simple LOVE [Completed]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Silent Heart!
  • My Little Monster - Completed
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • Keano
  • Three Idiot Girls  ✔

Kala itu, Marie yang sedang piket di ruang kelasnya merasa sangat kesal akan tingkah laku seorang pemuda yang merupakan teman seangkatannya, dan pemuda tersebut bernama Calvin. Kesan pertama itu membuat Marie sangat tidak menyukainya, karena tingkah lakunya yang sangat menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Marie yang sudah tak ingin mengingat hal tersebut pun kini berubah menjadi teman baik yang cukup dekat dengan Calvin. Marie yang awalnya hanya ingin membalas perbuatan Calvin kala itu, kini justru membuatnya secara tak sadar dengan perasaannya sendiri terhadap Calvin. Kedekatan Marie dengan teman-teman terdekatnya, kini terlihat semakin erat dan sangat kompak di setiap harinya. Namun, satu masalah besar datang menimpa mereka, hingga kini mereka harus berpisah dan berjalan di dalam garis takdirnya masing-masing. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan perjalanan dari pertemanan mereka? Akankah pertemanan tersebut harus terputus karena satu masalah besar yang menimpa mereka? Ataukah justru mereka masih tetap berkomunikasi dengan baik meskipun situasinya sudah sangat berbeda? Baca cerita selengkapnya di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines