ALFIYAH

ALFIYAH

  • WpView
    Reads 8,813
  • WpVote
    Votes 548
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
[Hijrah Cinta] "Ya Rabb, Engkaulah cinta sesungguhnya. Cinta-Mu kepada makhluk-Mu tiada batas, hinanya diri ini yang pernah mencintai ciptaan-Mu melebihi rasa cinta kepada Pemilik Cinta. Ya Rabb, genggamlah hatiku ini." Alfiyah, seorang wanita akhir zaman yang berusaha memperbaiki diri, namun silih ganti ujian datang menggoyahkan keimanan. Dari caci dan maki,interogasi polisi,hingga ditinggalkan sosok yang dicintai. Ia mencintai seorang Hafiz penghafal Al- Qur'an secara diam-diam. Yang Sang Hafiz pun juga mencintainya secara diam-diam.Mengingatkan akan kisah cinta Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah yang saling memendam rasa dalam diam. Namun, lika-liku takdir menyudahi kisah cinta mereka begitu saja. Bukan karena takdir yang kejam, hanya saja Allah ingin menyatukan insan yang telah ditetapkan. Bukankah Allah Maha Tau dan Maha Kuasa atas segala sesuatu? Dialah Perencana terbaik. SEBELUM BACA, YUK FOLLOW AUTHOR DULU! 🤗 JADIKAN AL-QUR'AN SEBAGAI BACAAN UTAMA! Salam dariku! Fadia Alfiatus Sa'adah❤ @itssaadah
All Rights Reserved
#7
cadar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Takdirku Kamu [SUDAH TERBIT]
  • You're My Alhamdulillah
  • Cinta Terpendam [TELAH TERBIT]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Skenario Allah yang Terindah (END)

(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines