Rentetan Hati

Rentetan Hati

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2019
Rasa yang kusimpan rapi pada akhirnya aku buka dengan perlahan namun pasti. Semua yang terjadi dari detik,menit,jam,hari,minggu,bulan bahkan tahun akan aku tuangankan disini bersama semua perjalanan hidup. Dari yang berawal nakal,kemudian jadi pendiam,terus kembali nakal,sampe akhirnya memutuskan untuk memperbaiki diri untuk hidup yang lebih baik. Sebenarnya hanya ingin berbagi pengalaman,namun masih bingung aku harus memulainya dari mana!
All Rights Reserved
#69
ceritabiasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pengantin Bayangan (SELESAI)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Untaian Jasa
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • Mahligai Sunyi
  • Gairah Terlarang Karena Ceritamu
  • ZONA NYAMAN
  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • HATI💔 YANG TERPILIH

(BOLEH FOLLOW SEBELUM BACA!!) *** Sempurna. Itu adalah satu kata yang menggambarkan dirinya. Tampan, mapan, tidak banyak bicara, protes, atau bahkan menolak semua keinginanku. Apa pun yang aku katakan, dia akan selalu mengangguk dan melakukannya. Bahkan mungkin saja--sekalipun dia tidak menyukainya. Dia akan tetap melakukannya. Itulah kenapa aku selalu menyebutnya sebagi suami sempurna. Aku tidak pernah tahu isi hatinya. Tapi karna aku tidak tahu isi hatinya, aku takut mencari tahu. Kami menikah bukan atas keinginannya, tapi di luar itu, dia berusaha keras untuk melakukan kewajibannya sebagai suami yang aku inginkan. Padahal, yang aku inginkan adalah dia bisa bersikap layaknya suami pada umumnya. Menolak ketika tidak suka, atau bertengkar dengan sesuatu yang kadang membuat kami tidak nyaman satu sama lain. Setelah itu berbaikan dan kembali bersikap biasa-biasa. Bukankah perdebatan-perdebatan kecil dalam rumah tangga itu biasa? Lalu kenapa dia tidak bisa? Sampai satu hal yang aku takutkan benar-benar terjadi. Karna nyatanya, dia tidak menginginkanku. Aku hanyalah Pengantin Bayangan di sini. Menggantikan seseorang yang tak bisa dia miliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines