We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KARMEL
  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Serupa darah yang tumpah, Cintapun harus terbalaskan . Ini adalah warisan cinta masa lalu, yang membelenggu sampai liang kubur. Ada beberapa kisah yang mashur dimuka bumi ini, seperti kisah perjodohan yang diceritakan pada kisah Siti Nurbaya, ada pula kisah cinta beda kasta yang diceritakan pada kisah Ken Dedes dan Ken Arok, atau kisah cinta sufi pada cerita cinta Layla Qais dan Majnun, bahkan sampai pada kisah cinta yang merupakan cikal bakal peradaban cinta dimuka bumi ini yaitu kisah cinta Adam dan Hawa. Namun pada kisah ini, semuanya dihadirkan pada kehidupan Karmel. Seorang gadis desa yang harus menanggung kesedihan sejak dia dilahirkan didunia ini, dari kisah hidupnya yang terdramatisir oleh keadaan dan kisah cinta pilunya yang diwariskan oleh ibunya.
All Rights Reserved
#823
roman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Senja di Kota Nabi
  • My Jack
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Narasi patah hati
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • Sekali Lagi
  • MATRIMONIUM
  • Love Story [SELESAI]
  • Ada Aku
  •       Tαkdlr Yαng Mengαtαkαn (canfan)

"Ada cinta yang tak tumbuh dari sentuhan, tapi dari doa yang dipanjatkan dalam diam. Ada perjuangan yang tak diceritakan dengan lantang, tapi dibuktikan dalam sujud yang basah oleh air mata." Azka Maulana, seorang pemuda Jawa yang sederhana namun penuh cita-cita, melangkah ke Kota Nabi dengan secarik doa dari ibu dan janji yang terpatri pada makam ayahnya: menuntut ilmu setinggi langit untuk mengabdi pada umat. Di Madinah-kota yang ditaburi cahaya dan barakah Rasulullah-Azka bukan hanya menemukan ilmu, tapi juga ujian demi ujian. Fitnah yang mengguncang nama baik, cinta yang terbungkus adab, dan dilema antara pulang atau bertahan. Namun di balik semua itu, Allah menyiapkan kejutan terindah: seorang Maryam Zahra, hafizah Qur'an yang menjaga dirinya seperti kelopak mawar dalam taman keimanan. Bersama Yahya si sahabat bijak dari Maroko, dan Alim yang pendiam namun mendalam, Azka menapaki jalan ilmu dan iman. Hingga langit senja di Madinah menjadi saksi, ketika cinta dan cita bersatu dalam akad yang penuh adab, lalu kembali ke tanah kelahiran membawa cahaya. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa. Tentang bagaimana seorang hamba belajar mencintai Allah, sebelum mencintai sesama. --- "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Dan surga itu, bagi Azka dan Maryam, bukan hanya di akhirat. Tapi juga di tempat mereka mengajar, di desa kecil, di bawah langit Indonesia... tempat di mana cahaya Madinah tetap menyala dalam hati. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines