KARMEL
  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Mga Boto 61
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Sep 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Serupa darah yang tumpah, Cintapun harus terbalaskan . Ini adalah warisan cinta masa lalu, yang membelenggu sampai liang kubur. Ada beberapa kisah yang mashur dimuka bumi ini, seperti kisah perjodohan yang diceritakan pada kisah Siti Nurbaya, ada pula kisah cinta beda kasta yang diceritakan pada kisah Ken Dedes dan Ken Arok, atau kisah cinta sufi pada cerita cinta Layla Qais dan Majnun, bahkan sampai pada kisah cinta yang merupakan cikal bakal peradaban cinta dimuka bumi ini yaitu kisah cinta Adam dan Hawa. Namun pada kisah ini, semuanya dihadirkan pada kehidupan Karmel. Seorang gadis desa yang harus menanggung kesedihan sejak dia dilahirkan didunia ini, dari kisah hidupnya yang terdramatisir oleh keadaan dan kisah cinta pilunya yang diwariskan oleh ibunya.
All Rights Reserved
#426
roman
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • JEJAK KEGELAPAN, PERJALANAN MENUJU CAHAYA
  • My Jack
  • Narasi patah hati
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • MATRIMONIUM
  • DI HARI KELULUSAN

mengisahkan perjalanan hidup Raka, seorang pemuda yang terjerat dalam dunia tawuran dan kekerasan. Awalnya, Raka bersama gengnya, yang terdiri dari Bravo, Nuno, Elang, dan Zero, merencanakan tawuran yang berujung pada bentrokan sengit dengan geng macan. Malam yang panjang itu membawa mereka pada perayaan kemenangan yang kacau, di mana alkohol dan euforia mengundang masalah baru ketika mereka ditangkap oleh polisi. Dalam babak selanjutnya, Raka dan gengnya menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Penangkapan dan proses hukum mengungkapkan dampak tragis dari tawuran mereka, termasuk kematian beberapa warga sekitar. Mereka dijatuhi hukuman penjara dan memulai perjalanan panjang di balik jeruji besi. Selama masa hukuman, Raka mengalami transformasi mendalam, berusaha memperbaiki diri melalui program rehabilitasi dan bimbingan agama. Kehidupan di penjara memberikan pelajaran berharga bagi Raka. Di tengah perjalanan penyesalannya, ia mulai memahami nilai-nilai kehidupan dan keberagaman yang selama ini terabaikan. Raka akhirnya diberi kesempatan untuk memulai lembaran baru setelah menjalani hukuman. Ia bertemu dengan Carrisa, seorang santriwati di pondok pesantren, dan merasa jatuh cinta padanya. Saat berusaha untuk mendekati Carrisa, Raka menghadapi tantangan baru karena Carrisa adalah anak Ustadz Amrullah, pengasuh pondok. Namun, dengan doa dan usaha yang tulus, Raka mendapatkan restu untuk melamar Carrisa. Pernikahan mereka menandai babak baru dalam kehidupan Raka, di mana ia berkomitmen untuk menjalani hidup penuh berkah dan tanggung jawab. Novel ini menggambarkan perjalanan Raka dari kegelapan menuju cahaya, menyoroti transformasi pribadi, penyesalan, dan penemuan kembali makna hidup. Dengan harapan dan keteguhan, Raka dan Carrisa membangun kehidupan baru yang harmonis, menjadi teladan akan kekuatan perubahan dan pentingnya iman dalam menghadapi tantangan hidup.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman