KARMEL
  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 12, 2019
Serupa darah yang tumpah, Cintapun harus terbalaskan . Ini adalah warisan cinta masa lalu, yang membelenggu sampai liang kubur. Ada beberapa kisah yang mashur dimuka bumi ini, seperti kisah perjodohan yang diceritakan pada kisah Siti Nurbaya, ada pula kisah cinta beda kasta yang diceritakan pada kisah Ken Dedes dan Ken Arok, atau kisah cinta sufi pada cerita cinta Layla Qais dan Majnun, bahkan sampai pada kisah cinta yang merupakan cikal bakal peradaban cinta dimuka bumi ini yaitu kisah cinta Adam dan Hawa. Namun pada kisah ini, semuanya dihadirkan pada kehidupan Karmel. Seorang gadis desa yang harus menanggung kesedihan sejak dia dilahirkan didunia ini, dari kisah hidupnya yang terdramatisir oleh keadaan dan kisah cinta pilunya yang diwariskan oleh ibunya.
All Rights Reserved
#149
sufi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MATRIMONIUM
  • Sekali Lagi
  • JEJAK KEGELAPAN, PERJALANAN MENUJU CAHAYA
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Love Story [SELESAI]

Arum Hanandya adalah seorang gadis berusia 30 tahun yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya. Arum memiliki lima orang sahabat dan telah menjalin persahabatan dengan mereka selama 14 tahun. Mereka adalah Sita, Mariska, Masayu, Wanda dan Rena. Selama 14 tahun persahabatan mereka, Arum banyak terlibat dengan kisah cinta hingga pernikahan kelima sahabatnya. Hal ini sangat mempengaruhi cara pandang Arum dalam melihat sebuah pernikahan. Bagi Arum, dulu pernikahan adalah akhir dari sebuah kisah cinta yang indah, atau dapat digambarkan dengan "The End" atau "Happily ever after" seperti pada film-film romansa. Tetapi setelah melihat kisah kelima sahabatnya yang sudah lebih dulu menikah, membuat Arum yang kini tengah mempersiapkan pernikahannya menjadi memiliki rasa ragu dan ketakutan akan sebuah pernikahan. Karena ternyata pada kenyataannya, pernikahan kelima sahabatnya bukanlah sebuah akhir bahagia selamanya seperti yang ada di film, tapi lebih rumit dan cukup menyesakkan dada. Akankah Arum dapat berdamai dengan ketakutannya akan pernikahan dan berakhir dipelaminan dengan kekasihnya Rano? - "Menikah is a big deal Sita. Jangan hidup dalam ilusi. Kalian jangan membangun ilusi itu bersama untuk hancur bersama" (Arum kepada Sita) -"Cinta lo ke Bayu terlalu besar, lo berikan segalanya buat dia. Sampai lo lupa, cinta itu punya porsi, Mar" (Rano kepada Mariska) -"Yu, kalo menurut gue ya, nikah terus punya anak itu bukan perlombaan. Siapa yang duluan dia yang menang, bukan kayak gitu konsepnya" (Sita kepada Masayu) - "Jangan terus-terusan jadiin gue sebagai standar kebahagiaan lo, karena sekali lagi gue mau ingetin ke lo, Rena lo bukan gue..." (Wanda kepada Rena)

More details
WpActionLinkContent Guidelines