Humals
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 8, 2019
Ekosistem di Bumi sudah Hampir Rusak, Keadaan Semakin Runyam, Iklim dunia kini tidak bisa lagi ditebak, Makhluk buas yang mulai muncul menampakan dirinya sebagai ancaman baru penduduk bumi, Eksperimen gagal penyebab semua, Para Ahli dan Semua Profesor yang berkaitan dengan Eksperimen harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Muka Bumi sekarang, namun sayangnya mereka Semua Meninggal diakibatkan Ledakan hebat yang terjadi akibat kegagalan Eksperimen mereka sendiri, Ledakan tersebut sangat dahsyat dan sangat menggemparkan bumi bagai Bom Nuklir yang menyebabkan Dunia Berubah pada saat itu juga. Anehnya, Pemerintah Dunia masih menutupi Kabar yang sebenarnya terjadi kepada Publik. Padahal Gas Virus hasil eksperimen gagal itu menyelimuti bumi hampir 70%, datang sejenak lalu menghilang pada saat itu juga, dikabarkan hampir 90% warga bumi terkena dampak dari gas virus itu, dan menyebabkan mereka berubah menjadi Ancaman Baru di bumi, Makhluk Buas yang menyeramkan, bernama "Humals".
All Rights Reserved
#174
manusia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • END OF THE WORLD || ☢️SEGERA TERBIT☢️
  • FAILED | A ZOMBIE STORY [END]
  • THE LEGEND OF RED EYES II: PREVENT APOCALYPSE ON WORLD
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐏𝐈𝐎𝐍𝐄𝐄𝐑𝐒 (𝐒𝐄𝐀𝐒𝐎𝐍 𝟐)
  • Pulang [End]
  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • Semesta paralel: dunia di mana hewan menjadi spesies yang dominan
  • World Of Chaos
  • Foreign Virus (LENGKAP)
  • Age of Undead 89 [2015]

Hidup Putra seharusnya berjalan biasa saja sekolah, teman, dan tugas-tugas yang menumpuk. Tapi semua itu lenyap dalam satu hari, ketika dunia runtuh tanpa peringatan. Wabah misterius menyerang. Orang-orang berubah menjadi makhluk buas tak berakal disebut zombie. Kota lumpuh. Sekolah terkunci. Sinyal hilang. Dan satu-satunya pilihan adalah bertahan... atau mati. Di tengah kekacauan, Putra terjebak bersama teman-teman yang dulu terasa seperti keluarga-sekarang menjadi cermin dari ketakutan, ego, dan luka masa lalu. Bersama, mereka melarikan diri dari sekolah menuju hutan, hanya untuk menemukan bahwa bahaya tidak hanya datang dari zombie , tetapi juga dari manusia lain... dan dari dalam diri mereka sendiri. Kepercayaan diuji. Pengorbanan tak bisa dihindari. Dan pertanyaannya berubah: Bukan lagi "bagaimana cara bertahan hidup?" tapi "apa yang akan kau korbankan agar tetap hidup?" Ini bukan sekadar akhir dari dunia. Ini adalah awal dari siapa diri mereka sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines