Rela (kan) Terang

Rela (kan) Terang

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 9, 2019
"Aku tak tahu berapa kata yang harus aku tulis untuk mengantarmu pergi,brapa sajak yang harus ku karang untuk bekalmu di sana,aku hanya sebuah langit yang kehilangan bintangnya di kala bintangku lenyap bersama rembulan di selimuti awan kabut yang pekat,aku hanya mampu menurunkan hujan dari kepekatan hati ini.... Bintangku,maafkan aku yang hanya mampu diam membisu membiarkan angin menjelaskan semua ketakutan dalam hati yang tak mampu kehilangan bintang walau sesaat.. Wahai bintangku! Pergilah sejauh kau mau dan kau bisa! Aku akan tetap di sini bersama kawanku bulan,dan aku akan menantimu kembali meski sang matahari merayuku untuk meninggalkanmu,namun aku yakin di balik kepekatan awan hi malam masih ada bintang di sana Di antara bintang yang jauh menghilang ada langit yang merindukan kehadirannya".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • 7 JANJI DARI LANGIT
  • Coretan Kata Tanpa Rasa
  • STAR
  • DEARWA [END]
  • Fall Into You [ end ]
  • Malam Dan Bintang Kita
  • langit biru
  • FOR MY LINTANG [Revisi]
  • Langit Masih Punya Bintang (EDITED)

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines