Bertemu Cinta di Pulau Dewata

Bertemu Cinta di Pulau Dewata

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau suatu saat kamu memilih berhenti, tolong bilang sama aku yah? Agar aku bisa mempersiapkan diriku untuk kembali meratap sepi kehilangan seseorang yang menyebabkan jantungku berdebar kencang setiap aku bersamanya." -Alanna Prameswari Anggraeni Putri. "Jika suatu saat kamu memilih berhenti dan pergi, tolong berikan ruang khusus untuk namaku yah? Simpan ditempat yang kamu siapkan terkhusus untuk aku. Jangan lupakan bahwa aku pernah kamu jadikan sebagai tempat pulang. Juga bahuku pernah kamu jadikan sabdaran untuk pelampiasan keluh kesah dari rumitnya urusan duniawi. Entah benar atau tidak, aku masih akan menyayangi kamu. Entah hari ini, esok bahkan lusa." -Rangga Putra Erlangga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Aderaga [ON GOING]
  • SATU DARAH
  • Your Home [COMPLETE]
  • Jelek Tapi Istimewa (CanSep) || END✓
  • Because I'm Stupid (End)
  • Terima kasih Ravindra
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • ALEXON [END]

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines