Basa
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 12, 2019
Tak ada yang dapat terucap, aku hanya bisa menuliskan kisahku yang tak layak untuk dibaca oleh kalian. Seorang perempuan yang sangat tidak tahu malu ini, menusuk temannya sendiri. Merebut kekasih demi kebahagiaannya sendiri. Siapa dia? Itu aku. Perempuan jahat, biadab, tak tahu malu. Namun, biarlah kalian semua tahu bahwa aku tak sejahat itu, semua itu aku lakukan karena sesuatu hal. Yang bisa membahayakan nyawaku dan keluargaku. Apakah merebut kekasih sahabat adalah jalan yang terbaik? Entahlah. Semesta selalu bercanda.
All Rights Reserved
#210
perempuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • A Memory to Remember
  • Without You (Terbit) || COMPLETE ✅
  • KARINALTHA
  • THE CLIMB [Completed]
  • Evolusi Waktu (Complete)
  • The First, Not the Last
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • RAFASYA
  • You're Mine
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines