Magical impossible of you

Magical impossible of you

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2019
"Apakah aku bisa kembali seperti semula" "Aku tidak tau... " Tidak ada yang tau, kalau mereka bukan hanya di balik karang dan tebing2 curam yang beralaskan air asin yang sangat berbahaya. Tidak juga seorang pemuda yang tiba2 memiliki ekor dipagi hari di pinggir pantai. Yang ia tau, dia berjalan ke batas jembatan karna mendengar nyanyian merdu yang berasal dari laut. Setelah itu ia merasa basah, dingin yang menusuk kulit, paru paru yang mulai penuh oleh air hingga tubuhnya mulai kebas, tidak merasakan apapun. Hingga sesuatu membelai kakinya, sebuah tangan merengkuhnya dan hangat di bibirnya hingga gelap menyapa. Yuk di baca. Jangan lupa beri aku kritik dan saran. Bintangnya juga di belai manjah kalo perlu. Mwehehehehehehehe:)
All Rights Reserved
#453
minyoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Leave Me, Please![ End ]
  • THE FINAL RESULT
  • Promise Me You'll Come Back
  • LOST LIGHT✓
  • Creepy Bangtan Dorm ✓️ [Complete]
  • New Universe : Transmigration
  • Your Eyes Tell - END
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • me and my perfect brother
  • The Hot Mafia ||-PJM-||

" Aku bukan kakak yang baik buat mereka. Aku seorang kakak yang buruk. Hiks... Aku hanya menyusahkan mereka" - Kim Seok jin "Selamat tinggal dunia, biarkan aku terlelap" - Jung Hoseok "Apa yang kau tunggu? TEMBAK AKU SEKARANG !!!" - Kim namjoon "Yoongi Hyung, kita akan bertemu lagi" - Park jimin "Yoongi hyung, aku mengantuk. Biarkan aku tertidur ya" - Kim Tae Hyung " A-aku harus...akh....ber-tahan" - Jeon jungkook " Kenapa? Kenapa hanya aku yang bertahan?!" - Min Yoongi Mereka adalah satu keluarga. Bukan sekadar grup boyband ternama, tapi rumah bagi satu sama lain. Namun ketika insiden mengerikan itu terjadi, satu per satu mulai tumbang. Dalam luka, dalam air mata, dalam keheningan yang menyesakkan. Yang tertinggal hanya satu: Dia yang tak lagi bisa menangis, tak bisa marah, bahkan tak tahu lagi cara merasa. Beku, kosong... dan hancur. Ini adalah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan teror yang terlambat disadari. Dan tentang bagaimana sebuah keluarga bisa hancur dalam sekeja yang hanya menyisakan sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines