Fanya's 2

Fanya's 2

  • WpView
    Reads 2,402
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Sequel (Fanya's) Di hidup ini kita tengah berjuang apa yang harus kita perjuangkan., jangan sampai kita menyesal dengan keputusan apa yang kita putuskan. -------------------------------------------------------------------- Dari : Fanya, istri mu. Untuk : Rafanza, suami ku. Sayang, aku pamit. Terima kasih atas perjuangan mu untuk memertahankan pernikahan kita. Aku harap perjungan mu, mendapat balasan yang lebih baik dari tuhan. Maaf aku hanya bisa berdoa untuk mu dan pernikahan mu agar semua nya berjalan lancar. Selamat ulang tahun pernikahan kita ya, mungkin hari ini adalah hari pernikahan kita yang terakhir. Karena aku tidak bisa merubah takdir dari pernikahan kita pada akhirnya. Aku pamit...kamu jangan cari aku lagi ya, cukup kamu berdoa yang terbaik agar aku selalu sehat, dan kamu jaga baik baik anak kita ya, bilang ke dia..bahwa bunda nya sudah bahagia diatas sana dan juga bilang kalo bunda nya selalu cinta dan sayang sama dia...i love you my husband. Start. 13-07-19
All Rights Reserved
#203
wedding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Second Chance #Brotherhood 3 (Complete)
  • OUR DESTINY [Rewrite]
  • Crazy Lovely Man [Tamat]
  • My Wife #3✔
  • SELINA [TERBIT & KARYAKARSA]
  • Marvelous Hubby
  • Stuck in Love
  • Traces Of Marriage(END)
  • The Brides
  • When December Comes [End]

Warning 18+ (cerita ini sebagian di private) Bukan cinta menggebu yang aku punya, Tetapi hanya sebuah rasa yang tulus. Dapat di rasakan tetapi mengharapkan balasan. Aku tidak pernah tau dan tidak bisa memahami apa mau hati. Tetapi percayalah hati tidak pernah salah menentukan pasangan. Aku rela menukar kebahagiaanku dengan kesakitan untuk semua air mata yang kamu keluarkan untukku. Benci aku sepuasmu asallkan aku bisa melihatmu tersenyum meski dari jauh. Saat takdir tuhan menghancurkan semua mimpi. Hanya keikhlasan dan ketulusan yang dapat aku lakukan. Disana aku berusaha dan berjuang untuk melakukan kedua hal itu. Entah ikhlas dan tulus untuk melepaskannya atau ikhlas dan tulus untuk mempertahankannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines