Alexi Nederland Boy

Alexi Nederland Boy

  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2019
WpInfo
Fiction
Paranormal
"Alexi kau tau? saat kau pergi hidupku sangat mengerikan!! kini kumohon jangan pernah pergi lagi!!" Bagaimana kisah persahabatan seorang anak indigo Faranz Noval (Ranz) yang berumur 14 tahun dan teman tak kasat matanya, Alexi van Delft (Alexi) seorang bocah belanda yang meninggal pada umur 12 tahun. . bagaimanakah persahabatan mereka bisa terjalin? apa yang menyebabkan Alexi meninggalkan Ranz? bagaimana kehidupan Ranz saat Alexi meninggalkannya? . "Ranz aku selalu ada di dekatmu!" -Alexi van delft
All Rights Reserved
#2
temangaib
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEVAN
  • Komplotan Tidak Takut Hantu
  • Kutukan Tumbal
  • AKANDRA
  • Our Story [TAMAT]
  • RATS!!!
  • ADA APA DENGAN IBU [ Pindah ]
  • Deja Vu (END) Wish Series #7
  • FEAR
  • PACARKU ADALAH HANTU (TELAH TERBIT)
DEVAN

Agasa Devan Pratama, bukan laki-laki yang femous disekolah, bukan laki-laki bad boy yang disukai banyak cewek-cewek disekolah, bukan laki-laki playboy yang nembak seluruh populasi cewek disekolah, bukan juga cowok dingin yang suka ngomong singkat seperti kebanyakan cerita diberbagai novel, dia berbeda. Hidupnya memiliki banyak warna, sampai-sampai perempuan bernama Icha Aprilia Renata yang hidupnya biasa-biasa saja tertarik dengan cahaya warna-warni yang dimilikinya. Sampai pada akhirnya mereka berdekatan, mereka tertawa bersama, saling bertukar senyuman dikala setiap tatapan, dan sampai pada akhirnya juga sesuatu yang tak diduga terbongkar. Hingga memunculkan perasaan aneh pada diri Icha, ya.. Icha menyukai Devan, Devan tau. Namun Devan menganggapnya hanya sebatas teman. Seketika warna-warni yang Devan beri berubah menjadi gelap, saat itu juga Icha merasakan sakit untuk kedua kalinya. ~Untuk kamu yang menganggapku sebagai teman. Terimakasih:)~

More details
WpActionLinkContent Guidelines