Story cover for YourMine by Fddyy124
YourMine
  • WpView
    LECTURAS 4,654
  • WpVote
    Votos 134
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 4,654
  • WpVote
    Votos 134
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado jul 10, 2019
Gara berjalan perlahan, menatap gadis yang berdiri membelakanginya.

1 langkah 

2 langkah

3 langkah

Wangi strowbery  dari surai hitam gadis itu menyeruak di penciuman Raga  membuat lelaki itu menghentikan langkahnya. Jantungnya berdetak lebih cepat.  Yah setiap kali ia mendekati bahkan bertatapn dengan sang pemilik retina hijau,  jantung Raga akan berekasi.Oke ini bukan waktu yang tepat.

Kemudian dengan sekali langkah Raga menyentuh surai indah itu, mengumpulkannya menjadi satu bagian kemudian mengikatnya menggunakan surai gadis itu sendiri. Membuat sang pemilik surai tertegun saat tangan kokoh menyentuh lembut kulit kepalanya perlahan.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir YourMine a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#967obsesi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
My Eyes On You de SYLetter14
18 partes Continúa
⚠️Warning Detected⚠️ -Mengandung unsur kekerasan -Tekanan psikologis -Mental Health -Self harm -Toxic Relationship -Adegan berdarah #Tidak untuk usia 17 tahun ke bawah.# (CERITA INI BANYAK DILEBIH LEBIHKAN.) Vote ya kawand Blurb: Arazian Santles merasa berhak memonopoli hidup Tania. Alasannya sederhana, karena gadis itu adalah tunangannya. Laki laki itu terobsesi dengan kesempurnaan. Setelah bertunangan, mungkin obsesinya bertambah, yaitu Tania. Aturan yang harus diperhatikan sedetail mungkin: Tania harus sempurna, tidak cacat walau seujung kuku pun dan mematuhi semua yang ia perintahkan. Dari semua sikap otoriter Araz, Tania tercekat. hidupnya bak dibangun tembok tinggi yang sukar dihancurkan. Saat ingin lepas dari ikatan tak kasat mata, Araz selalu membawa seribu tekanan yang berhasil membuat Tania tunduk kembali. Rumor Araz sosok menyeramkan dan aneh, kini disadari setelah hidup berdampingan. Tania frustrasi, tapi juga tidak bisa. __________________________________________________ "Araz, ya? Dia laki laki keren yang menakutkan. Meski begitu, satupun perempuan tidak ada yang menyukainya. Araz ... aneh." -Anonim siswa Cakrawala- "Oh, Araz si mata merah? Dia monster menjijikan yang pernah membunuh anjing kesayanganku. waktu itu kita memang masih kecil, tapi sampai sekarang aku membencinya."-Anonim siswa Cakrawala- "Bagaimana bisa kulitnya sangat putih pucat dengan bola mata merah menyala? Dia memang tampan, tapi ketampanannya menakutkan."-Anonim siswa Cakrawala- Pada hakikatnya, Semesta saja merestui hubunga Tania dan Arazian. __________________^__^ FOLLOW + VOTE + KOMEN.
Raga Arga  [Sudah Terbit] de aksara_jiwa
54 partes Concluida
Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.
ADIKARA ELUSIF de blackcurrantbery
44 partes Continúa
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
My Eyes On You cover
[BL] Beloved Brother cover
Step Brother's Obsession (COMPLETED) cover
Suami Kembarku (Selesai)  cover
Posessive Doctor cover
Raga Arga  [Sudah Terbit] cover
INSANE MAN (Complete) cover
𝐇𝐄𝐋𝐋𝐎 𝐋𝐈𝐓𝐓𝐋𝐄 𝐒𝐈�𝐒𝐓𝐄𝐑 cover
ADIKARA ELUSIF cover
POISONED LOVE  cover

My Eyes On You

18 partes Continúa

⚠️Warning Detected⚠️ -Mengandung unsur kekerasan -Tekanan psikologis -Mental Health -Self harm -Toxic Relationship -Adegan berdarah #Tidak untuk usia 17 tahun ke bawah.# (CERITA INI BANYAK DILEBIH LEBIHKAN.) Vote ya kawand Blurb: Arazian Santles merasa berhak memonopoli hidup Tania. Alasannya sederhana, karena gadis itu adalah tunangannya. Laki laki itu terobsesi dengan kesempurnaan. Setelah bertunangan, mungkin obsesinya bertambah, yaitu Tania. Aturan yang harus diperhatikan sedetail mungkin: Tania harus sempurna, tidak cacat walau seujung kuku pun dan mematuhi semua yang ia perintahkan. Dari semua sikap otoriter Araz, Tania tercekat. hidupnya bak dibangun tembok tinggi yang sukar dihancurkan. Saat ingin lepas dari ikatan tak kasat mata, Araz selalu membawa seribu tekanan yang berhasil membuat Tania tunduk kembali. Rumor Araz sosok menyeramkan dan aneh, kini disadari setelah hidup berdampingan. Tania frustrasi, tapi juga tidak bisa. __________________________________________________ "Araz, ya? Dia laki laki keren yang menakutkan. Meski begitu, satupun perempuan tidak ada yang menyukainya. Araz ... aneh." -Anonim siswa Cakrawala- "Oh, Araz si mata merah? Dia monster menjijikan yang pernah membunuh anjing kesayanganku. waktu itu kita memang masih kecil, tapi sampai sekarang aku membencinya."-Anonim siswa Cakrawala- "Bagaimana bisa kulitnya sangat putih pucat dengan bola mata merah menyala? Dia memang tampan, tapi ketampanannya menakutkan."-Anonim siswa Cakrawala- Pada hakikatnya, Semesta saja merestui hubunga Tania dan Arazian. __________________^__^ FOLLOW + VOTE + KOMEN.