A PATH OF DESTINY

A PATH OF DESTINY

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 6, 2022
# Tentang 2 insang yang hanya ingin menjalani apa yang sudah di tulis oleh takdir namun emang awal dari yang terbaik oleh tuhan pasti di uji oleh hal yang menyakitkan Namun entahlah yang dirasa hanya ujian dan ujian Seorang perempuan yang hanya bisa berdoa yang terbaik untuk mengikuti takdir yang sudah diberikan oleh Tuhan entah itu tentang keluarga ataupun perkara cinta yang selalu terulang dan terulang ntah tuk keberapa kalinya ia hanya bisa berusaha yang terbaik untuk dirinya Dan seorang perempuan yang sudah muak akan perihal masalah laki laki hingga membuat perempuan tersebut malas akan berhubangan dengan orang. #Nafira asayra azzura Dan di sisi lain seorang laki-laki Yang hidup dengan kelempengan nya (tidak peduli apapun) selagi dia bahagia dengan apa yang dibuat kenapa tidak,namun dibalik itu banyakk kemisterian yang tak terduga. #Nathan Putra Agara Apakah Meraka mendapkatkan kebahagian setelah sebuah ujian yang saling membuat trauma satu sama lain Cerita yang di buatt tahun 2019 namun baru berani publish
All Rights Reserved
#325
pertengkaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Argasha [ON GOING]
  • Hurt
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • UnPerfect Couple [End]√
  • Senandika Luka [Lengkap] βœ”
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • Sahabat Dan Cinta [END] βœ”οΈ
  • Cerita Si Kembar [TAMAT]
  • The Perfect Boy βœ”
  • Alur Kehidupan [REVISI]

[BUDAYAKAN FOLLOW DULU BARU BACA] Kisah dua remaja yang sama-sama memiliki keluarga yang tidak utuh. Luka dan kecewa sudah seperti lauk sehari-hari. Tetapi setiap manusia memiliki sudut pandang dan caranya masing-masing dalam menghadapi masalah. Begitupun dengan keduanya. "Gue benci takdir. Gue benci tuhan, Ga" Arga menggelengkan kepalanya, "Lo boleh marah, Lo boleh membenci takdir. Tapi tidak dengan penciptanya, Sha." "Lo gak tau betapa beratnya jadi gue, Ga! Lo gak tau gimana susahnya buat senyum! Lo gak tau, Ga." Lirih Asha. "Asha, asal Lo tau. Ada jutaan manusia di bumi, setiap orang punya masalah nya masing-masing. Dan gak sedikit juga yang lebih susah dari Lo." Arga menggenggam erat tangan Asha. "Ikhlasin. Belajar untuk ikhlas. Dekatin diri Lo sama tuhan, maka Tuhan akan menemani Lo disetiap langkah Lo. Trust me, Sha." . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines