Story cover for Ceisya-yang by novitaanggoro59
Ceisya-yang
  • WpView
    LECTURES 298
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 14
  • WpView
    LECTURES 298
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Chapitres 14
En cours d'écriture, Publié initialement juil. 10, 2019
Bimo Arkhan Maulana. Cowok tengil yang suka mengganggu sahabatnya sendiri. Namun Bimo paling tidak suka kalau ada orang lain yang ganggu sahabatnya itu.

Namanya Ceisya Alleya.

Cewek yang entah kapan akan sadar kalau sahabat cowoknya itu sudah mengkhianati persahabatannya secara diam diam dengan cara menaruh rasa sayang yang lebih dari sekedar sahabat. Oh, mungkin rasa itu sudah menjalar dan sudah bisa dikatakan, bahwa Bimo mencintai Ceisya.

Ya, Bimo mencintai Ceisya.

"Sok tau lu. Gue sama Ceisya cuma sahabatan doang. Elah." Kata Bimo dalam lisannya.

Bimo benar benar berdusta. Sampai kapan Bimo akan menyebut Ceisya hanya sebatas sahabat perempuannya saja?

Atau Bimo tidak akan pernah mengakuinya?

Nantikan kisah kelanjutan cerita persahabatan lawan jenis ini. Semua pertanyaan dan kemungkinan kemungkinan lain akan terjawab.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Ceisya-yang à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#31bimo
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Collision Course , écrit par Jaesalee06
18 chapitres En cours d'écriture
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
ANELKA CALVARY cover
Surat Untukmu cover
Sepatu #1 (Alana Anjani) ✔ cover
INDESTRUCTIBLE [TAMAT] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Collision Course  cover
Arsyilazka cover
Cinta Dikejar Deadline  cover

ANELKA CALVARY

18 chapitres Terminé

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.