Sumbang Bersambung

Sumbang Bersambung

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 24, 2021
Ibu manapun tak akan rela jika buah hati yang dikandungnya, didambakan kehadirannya harus dijual begitu saja, apalagi dengan alasan tak masuk akal. Malu. Bisa - bisanya ia malu dengan kelahiran putrinya, ya. Padahal putrinya lahir dari buah cinta, dari pernikahan yang suci nan sakral. Hanya karna bayi yang lahir adalah bayi perempuan, dengan tanpa rasa iba sedikitpun Adi menjual putrinya. Tak cukup sampai disitu, penderitaannya kian bertambah kala ia diharuskan pergi jauh dari Indonesia guna memenuhi kontrak perjanjian menjadi TKW di negeri timur, kontrak kerja yang tak pernah ia duga sebab Adilah dalang dibalik semua ini. Maka mau tak mau, demi ia dan buah hatinya, sebelum habis masa nifasnya ia segera hengkang dari tanah air bersama luka dijiwa dan raganya. Lalu bagaimana nasib Nuri? Sanggupkah ia hidup terpisah jauh dari buah hatinya? Bagaimana pula nasib rumah tangganya dan Adi setelah ketiadaan putri semata wayangnya? -Aku yang memilih ditinggalkan- Arbani Nurindah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Cadangan
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • Istri Mudaku
  • R a i n a
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Shattered Soul
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Alamanda (Telah Terbit)

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines