DIAZONAKU

DIAZONAKU

  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2019
Ini hanya sebuah cerita mengenai kehidupan seorang remaja dengan kekasihnya. Diazo Arsya, cowok dengan tubuh atletis dan tinggi menjulang seperti menara monas. Dikenal sebagai 01 nya Gebarax. Membuat dia dipaksa agar memiliki pasangan. Ruina Kunza, gadis itulah yang menyandang 'GF of Diazo Arsya'. Baginya sandangan itu sangatlah membanggakan. Terhitung sejak SD dia menyimpan perasaan untuknya dan diawal kelas 1 SMA inilah dia bisa menyebut Diazo sebagai miliknya dengan rasa bangga. Dengan ketidakpekaan cowo bernama Diazo dan kesetiaan seorang Ruina Kunza. Akankah hubungan mereka lancar tanpa hambatan bagai tol cipali ? ♡♡♡
All Rights Reserved
#88
asriaci
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Or Hate(End)
  • •Arta✓[OnGoing]•
  • I'm (not) a Boy
  • Tiger And His Soul Mate
  • Hallo Aera
  • ARION
  • ARAKHA
  • KEARA (Keanu & Aura)✓
  • Eramnesia
  • DANADYAKSA

"Kenapa sih, lo lagi lo lagi terus hadir dalam hidup gue?!" "Takdir kali." "DASAR COWOK RESEE!!!" "Ciee, salsha udah punya panggilan kesayangan buat aldi. Hihi." "INI BUKA PANGGILAN KESAYANGAN!!" *** banyak yang bilang benci dan cinta itu beda tipis. tapi bagaimana kalau kalian yang tadi nya sama sama benci tiba tiba muncul perasaan tidak terduga terhadap orang yang kalian anggap musuh bebuyutan... ini kisah cinta dimasa SMA. Banyak yang bilang masa SMA itu indah tapi menurut mereka masa SMA adalah masa yang rumit. Kisah cinta anak SMA yang dialami oleh kedua remaja ini. Ada rasa tidak rela saat salah satu nya dekat dengan yang lain padahal saat itu mereka hanya sebatas sahabat. Mereka merasa cemburu padahal mereka tidak ada ikatan. [Jangan lupa vote dan coment] happy reading🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines