Azlan Ramadhan

Azlan Ramadhan

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 12, 2019
Seseorang laki-laki yang depresi karena orang tua nya cerai hingga membelot dan pergi dari rumah, di kepergianya dia bertemu dengan ustad dan dia di ajarkan agama. Setelah 4 tahun akhirnya dia kaget karena tahu kalau orang tuanya telah di bunuh dan rumahnya di rampok. Petualangan di mulai dengan mencari petunjuk mengenai itu dengan 4 sahabatnya. Selamat menonton semoga enjoy jangan lupa pula like, komen follow aku dan partner ku @wlnrdxx seeyaa
All Rights Reserved
#12
durhaka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Sunflower
  • My little Wife[END]
  • Kesucian yang ternodai
  • BAD PAPA [END]
  • Daddy? END [REVISI]
  • Janji dalam mimpi

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines