Cinta dalam penantian

Cinta dalam penantian

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
Seperti angin yang tak dapat tersentuh namun menyejukkan saat menerpa 'Aku tahu kamu lelah dan kamu memilih berpaling dan pergi tanpa melihat sedikit pun tapi ingat lah satu hal ada sesuatu yang tidak kau ketahui cinta ku lebih besar darimu namun cinta itu hanya dalam penantian sampai menuju pelaminan.' Humaira azzahra.... 'Satu kata untuk mu yang sempat mengisi hari hari ku maaf ....aku memilih pergi menjauh dan berpaling bukan karena aku lelah namun aku bukan lah dia yang mampu bertahan seperti yang kau damba.' Rangga mahaputra..... 'Aku lihat wajah mu memerah aku suka namun tak bisa ku ungkapkan karena sadar Siapalah aku .. aku suka ketegasan mu aku tahu kau pun suka dia tapi kamu memilih diam dan membiarkan dia pergi Kamu memilih sebuah penantian sampai pelaminan semoga kita di persatukan bukan hanya di pertemukan ' Sang Imam humaira azzahra......
All Rights Reserved
#113
pendidikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • Aku Tersentuh Cinta
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Cinta Dalam Mihrab Taat  (⚠TELAH TERBIT⚠)
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Skenario Allah✔[End]
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • After You (Selesai) ✔
  • REKSHA ✔

Ini tentang kisah cinta yang sangat rumit, Kisah cinta Danu yang ingin menjadi Imam dalam Hidup Zahra, namun cintanya selalu diuji, dapatkah Danu menghalalkan serta mewujudkan keinginannya untuk menjadi Imam dalam hidup Zahra? "Untuk menjadi rembulan aku tak bisa, untuk menjadi hujan aku tak mampu, menjadi senja pun sungguh aku benar-benar tak sanggup. Aku hanya bisa melakukan satu hal, yaitu Menjadi Imam Untukmu" Danu Candra Dinata. "Kau tak perlu menjadi rembulan, hujan dan senja, kau tak perlu mengambilkan rembulan dan memetikan bintang karena bagiku kau adalah langitnya yang menaungi semesta, hingga aku bisa melihat rembulan hujan dan senja. Kau tak perlu berbuat apapun, kau tak perlu melakukan apapun, cukup ada di sampingku, melihatku ada di kedua bola matamu itu sudah cukup." Azzahra Nurlatifah. Menjemput cinta dengan cara teristimewa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines