No, I'm Not.

No, I'm Not.

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2025
"Sekarang aku tanya sama kamu, apa kamu pernah beneran cinta sama aku? Atau jangan-jangan selama ini kamu cuma kasihan sama aku?!" Tanya Bima pada Rain dengan tatapan sayu. Ternyata, apa yang selama ini Bima semogakan, tidak akan pernah terjadi dalam hidupnya. Semuanya berakhir begitu saja. "KAMU DATANG TANPA SALAM, SEKARANG KAMU PERGI TANPA PAMIT." ucap Bima dengan lantang ditelinga Rain. ******* Ini adalah perjalanan kisah Bima dengan Rain, seorang perempuan yang sudah sangat lama tinggal dihatinya. Namun cerita mereka tidak seindah di negeri dongeng, tidak semulus seperti di film favoritnya. ******** FYI : ( Hai.. terimakasih sudah mengunjungi ceritaku! sebenarnya ini adalah kisah lanjutan Bima dalam Novel The Sun Of The Rain yang sudah tersedia di Gramedia, hihii.. Jadi bagi kalian yang sudah baca novelnya, ini nih, kelanjutan si Bima yang dikemas dalam Wattpad ! Tetapp tenangggg, jangan berkecil hati bagi yang belum baca, karena cerita Bima ini bisa dibaca secara terpisah, loh! ^^ Kalau kalian penasaran dengan cerita Novel The Sun Of The Rain, boleh banget dibeli di Gramedia. Terimakasih :D )
All Rights Reserved
#880
novel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]
  • [1] Closer ✔️
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • PERFECT BOYFRIEND
  • A Game of Fate [TELAH TERBIT]
  • BIRA
  • Rannia√
  • Rasa Yang Berbeda
  • Stay With Me(completed)

Bertemu seorang cowok dingin di koridor kelas 11 merupakan hal yang tak pernah di inginkan oleh seorang Kanaya Sunny Arabella. Apalagi pertemuan mereka harus berawal dengan Sunny yang tak sengaja menampar wajah cowok dingin itu. Gelagat cowok itu beberapa saat setelah menerima tamparan kuat dari Sunny justru membuat gadis itu tak dapat bernafas normal. Hingga akhirnya Sunny berjanji tak akan pernah mau bertemu dengan cowok sedingin kulkas 10 pintu itu.Tapi siapa sangka, siswa baru yang memperkenalkan diri beberapa saat kemudian didepan kelasnya adalah sosok cowok dingin yang di tamparnya di koridor tadi. Entah itu kesempatan bagus atau malah sebuah petaka, karena cowok itu sempat menghina idolanya sebelum meninggalkan koridor. Ditambah lagi cowok itu terus menatap Sunny penuh ejekkan saat berdiri didepan kelas untuk memperkenalkan diri. Dia, Rayn Briliant Samudra. Panggil saja Rayn. Cowok dingin pencinta anime yang sedang merutuki dirinya karena harus sekelas dengan gadis yang menamparnya di koridor tadi. Lebih parahnya lagi, dia disuruh menempati tempat duduk yang ternyata berada tepat di belakang gadis itu. Akankah semuanya baik-baik saja saat dua musuh bebuyutan itu dipersatukan dalam satu kelas? Atau justru sebaliknya? -----•••----- "YAYAYA BOMMBAYAYAYAYAYAYA...BOMMBOMBA BOMMBOMBA OPP..." Plaaakkk Cepat-cepat gadis itu menghentikan gerakannya dan melepaskan earphonenya. Sunny menelan salivanya susah payah, menatap cowok tinggi didepannya yang memegang pipinya kanannya yang memerah. Sunny merutuki dirinya sendiri karena gerakannya berhasil membuat cowok didepannya menatapnya, entahlah. Datar?seperti tripleks, marah?100%, benci?200%. Sepertinya setelah ini Ia akan ditelan hidup-hidup. -----•••---- Selamat membaca semoga suka❤️🥰 ©️ First: December 12, 2018 Mari menghargai karya sesama penulis dengan tidak melakukan PLAGIARISME

More details
WpActionLinkContent Guidelines