DREAM : A dream from dreamers

DREAM : A dream from dreamers

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2020
Mimpi, harapan, dan keinginan. Semua orang pasti memiliki banyak hal yang ingin mereka wujudkan, ingin mereka capai, ingin mereka raih. Terlepas dari mustahil atau tidak, harapan-harapan itu layak untuk diperjuangkan. Banyak dari mereka yang mengerahkan tenaga, pikiran, waktu, dan materi agar bisa mewujudkan apa yang selama ini hanya menjadi angan-angan. Namun, tak sedikit juga yang malah menyerah dan kalah dengan harapan yang selama ini telah terpatri dalam sanubari, hanya karena cibiran, umpatan, cacian, dan makian dari orang yang jelas-jelas tak berperasaan, dan kita hanya diam tanpa melawan? Memiliki harapan merupakan naluri setiap insan. Kembali lagi bahwa terlepas dari mustahil atau tidak, harapan-harapan itu tetap layak untuk diperjuangkan. Penilaian baik-buruk terhadap harapan yang mereka miliki, tergantung dari sudut pandang mana melihatnya, karena ... setiap orang memiliki versi dan porsi mimpinya masing-masing. Singkatnya, semua orang memilki mimpi. Semua orang memiliki harapan. Namun, tak semua diberi kesempatan. Lewat kisah ini, semoga kalian bisa mengambil hikmah dan kebaikan yang tersirat dan tersurat di dalamnya. Selamat membaca dan menikmati karya pertama saya, Evidedel. --- Cerita ini dipublikasikan di Kwikku dengan judul yang sama oleh Evidedel --- ⚠️ DILARANG MELAKUKAN PLAGIARISME ⚠️
All Rights Reserved
#77
nabila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semesta Tanpa Batas (OPEN PO)
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Nayara [ TERBIT ]
  • This Is My Dream
  • MaFiKiBi Society✓
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Your Memories[End]✔
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • FIZYA
  • HOPE (revisi)

[SEDANG OPEN PO DI IG: @eh.publisher) Dari awal mimpi sederhana Velia sudah dibatasi dengan pengkotak-kotakan yang dibuat oleh banyak orang. Mungkin mereka menganggap mimpinya terlalu sepele jika dibandingkan dengan mimpi mereka yang terdengar begitu kompleks. Pembatasan atas semestanya membuat Velia jadi tidak memercayai mimpinya lagi. Ia merasa kecil. Tidak hebat. Namun beberapa manusia masuk ke dalam buku ceritanya, mengisi lembaran kosong yang masih ada. Mereka menyadarkan betapa berharga mimpinya, semestanya. Semesta yang tak mungkin bisa dibatasi. Lantas, sekarang mengapa manusia berusaha untuk membatasinya? Mengecilkan mimpi seseorang tidak akan membuat mimpinya terdengar lebih hebat, bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines