Tidak ada yang tahu apa yang terjadi esok. Aku tak pernah mengira kalau jalan hidupku akan terus seperti ini. Aku sudah menjalani hidup yang berkelok-kelok. Bahkan setelah beberapa waktu menikmati jalanan yang lurus tiba-tiba saja langkahku di belokkan dan aku harus melewati jalan terjal dan berliku. Aku ingin hidup normal dengan keluarga baruku. Meski bukan saudara kandung tapi aku sayang. Mereka adalah keluarga nyata yang kumiliki. Aku bahkan mengambil peran mama yang sudah tiada demi sayangku pada Seon Woo, adikku. Namun, kenyataan keluarga ini benar-benar mengejutkanku. Aq bahkan tak percaya memiliki 'pelayan' pribadi, Yeo One. Ia laki-laki dingin yang entah kenapa mampu menggoyahkan haluanku. Akan tetapi, sosok lain malah dengan telak mengambil alih hidupku dan memutuskan apa yang harus ku lakukan. Sarah to Yeo One "Aku tak percaya ia melepaskanku. Bukankah ia menyukaiku? Kenapa ia malah memberikanku pada preman itu? Dia sungguh laki-laki brengsek yang melepaskanku supaya masuk ke kandang singa!" Sarah to Yeong Doo "Aku membencimu. Kau bajingan brengsek! Seenaknya saja menjadikanku sebagai jaminan!" Sarah "Aku tahu ada yang salah. Rasanya ada yang sakit tapi aku begitu merindukannya. Tak peduli seberapa kejam dan brengseknya dia tapi aku ingin melihatnya sekali lagi." (pada siapakah Sarah mengatakan itu?)
Daha fazla bilgi