Latum Alterum

Latum Alterum

  • WpView
    Reads 434
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 11, 2019
"Jangan menyalahkan diri lo sendiri Ra." "Tapi bunda meninggal itu salah gue bang! Gue yang salah karena udah ceroboh dengan entengnya bukain pintu sembarangan tengah malam! Karena gue kira itu ayah!" "Bukan Ra... Itu bukan salah lo, tolong berhenti menyalakan diri lo karena kematian bunda." ..... "Mau mati dengan berharga ngga?" ..... "Nama lo Bhitca kan, diambil dari kata a bitch. Jadi ngga salah dong gue manggil lo, bitch??" "Sialan!" ..... "Memang, monster yang sesungguhnya itu manusia. Mereka rela mengorbankan apapun demi keegoisan dan keserakahannya. Jadi terkadang kita harus menjadi monster, tetapi agar kita tidak diremehkan." ..... "Pembohong! Lo bukan Kyra!" "Balikin Kyra. Jangan ikut campur urusannya." ..... "Jadi diri lo sendiri Ra jangan jadi dia." ..... "Cuma lo monsternya Ra gue ngga!" "Tidak ada yang bisa menepis fakta bahwa semua monster, mereka memiliki pemikiran yang licik, dan kejam. Sekali pun kelicikan dan kekejaman itu terpendam, termasuk lo." ..... "Sialan! Gue pikir lo tulus berteman sama gue!" "Kalau gue punya niat tersembunyi, gimana dong??"
All Rights Reserved
#48
kyra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑳𝑬𝑴𝑩𝑨𝑹𝑨𝑵 𝑪𝑶𝑹𝑬𝑻𝑨𝑵
  • ON SIGHT (Completed)
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • hay mantan !!
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • friendzone [ SELESAI ]
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ALZEA (TERBIT)
  • Tokoh Utama

"Mwhahha....."suara tawa pecah dari mereka. "Lo gak pantas untuk hidup bahagia" "Lo gak pantas dapetin ini semua haha..." "Cewek kaya Lo itu tempatnya itu di tong sampah" "Berlaga kuat" "Itu semua salah mu tau...." Ucap mereka satu persatu. Sekilas kata-kata ketiga gadis itu terlintas di benaknya. "G-gua rasa mereka benar, gua gak pantas untuk bahagia bahkan gua gak pantas untuk hidup..."ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Dia duduk di sebelah batu nisan ,sambil memeluk erat batu nisan itu . Dia terus menerus menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian itu. Langit yang tadinya hanya mendung kini telah ikut menangis melihat dirinya, seakan dunia ikut bersedih melihat dirinya. Jangan lupa di vote yaa 👋hi ... salken semua saya masih pemula jadi Mon maap kalau cerita nya gak bagus oke dan panggil gw sunny or sun aja . selamat menikmati jikalau ada yang kurang berkenan mohon maaf karena 'di dunia ini tidak ada yang sempurna selain rokok sempurna' 👋😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines