Teruntuk, kalian yang bucin.
Dari: aku yang gemar memainkan kata.
Seonggok kata yang kurangkai dalam kesempatan merangkai kata, kata yang dibisikkan oleh bebatuan di depan rumah, oleh mereka yang tak bernyawa namun selalu kutanyakan kabarnya.
Dibanding dengan puisi. aku menyebut milikku dengan "prosa rayuan".
Dimana Alam semesta yang merayu, dan saling terhubung oleh cinta.
Salam kecup basah, sesama bucin :v
Todos los derechos reservados