Tersesat di kampung Iblis

Tersesat di kampung Iblis

  • WpView
    Reads 1,554
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 15, 2019
Terkadang kita merasa bahwa di dunia ini penghuninya Hanya Manusia beserta Alamnya yang nyata di hadapan kita. Kita terkadang takut mengakui bahwa ada penghuni lain di dunia ini, yang sering kita hindari keberadaanya. Kita lebih suka melihat sesuatu yang tampak jelas di depan mata kita, kita lebih suka mengacuhkan keberadaan Dunia jin, iblis, setan dan lain-lainya. Kita nyaman tidak melihat mereka. Apabila kita tidak melihat mereka, apakah berarti mereka tidak melihat kita juga. Atau apakah kita tidak melihat mereka, tetapi mereka melihat kita ? Namaku Sari, aku sombong, aku tak acuh, aku takut dan aku secara tidak sengaja terjebak di dunia yang tidak tampak di mataku. Betapa naifnya aku hidup di dunia ini, apakah terlambat bagiku kembali pulang ke dunia yang membawa pada kenyamananku Kemana kah kalian temanku ... ? Help ... Me ...
All Rights Reserved
#369
bff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 7, 9 Street: Abigail [Tamat]
  • PETUALANGAN YANG TAK DI INGINKAN
  • Teror Leak (Selesai✔)
  • She Is Leader Mafia || Terbit
  • Misthorpath
  • Villa Nomor 9
  • CATATAN HARIANKU
  • Dyaksa Mayapada

Disarankan follow sebelum baca. Fantasy | Romance Kehidupan Naomi hanya sebatas mengetik di atas keyboard dan menyunting naskah. Disisipi pekerjaan pribadi sebagai penulis komik daring online. Penuh halu tentang fantasi, tapi tidak mempercayainya satu pun. Lalu, bagaimana menurutmu jika di suatu malam, laki-laki bertindik bintang di ujung mata kanannya---mengaku sebagai iblis, hadir di hidupmu? Yang terlintas pertama di pikiran Naomi kala itu adalah satu, 'Apa ada iblis setampan Abigail?' Tidak ada yang tau. Karena hampir semua iblis memiliki wujud aslinya. Termasuk Abigail sendiri. INDONESIA, Nurlaa, 20 Mei 2020.

More details
WpActionLinkContent Guidelines