Just a Friendzone

Just a Friendzone

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 25, 2019
WpInfo
Fanfic
Red Velvet
Ranesha Aqillah, wanita dengan paras ayu ini memiliki sifat yang sangat pendiam. Bahkan beberapa teman kelasnya mengira kalau gadis itu bisu. Tak jarang juga dari mereka yang selalu mengejek wanita yang akrab disapa Nesha itu. Seperti Alaska Gabrian dan geng nya yang selalu mengusik ketenangan Ranesha. Namun, setaun dia membeci dan mengusili Ranesha entah kenapa dia memiliki rasa kagum kepada waniya cantik itu. Maukah Ranesha memaafkan dan menerima cinta Alaska? [Bahasa baku] Note : apalabila ada kesalahan dalam penulisan, mohon bantuannya untuk memberi tahu di kolom komentar.
All Rights Reserved
#339
redvelvet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • 90 Day's
  • Diam Diam Nikah
  • ALEAGAS [END]
  • RASSYAQILLA [END]
  • KING & QUEEN OF SCANDAL
  • ALASKA (END)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines