My Life

My Life

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2019
Gadis dengan kehidupan yang terbilang jauh dari impian dan ekspertasinya. Menjalani dengan penuh berbagai keinginan yang belum tercapai. Selalu membandingkan dan menyamakan dirinya dengan orang lain. Berandai-andai dengan imajinasinya. Senyum tidak menggambarkan hati seseorang. COFEERA MAZIES~ **** "Sa. Boleh aku bertanya?" "Ya." "Bunuh diri itu dosa tidak?" Pertanyaan bodoh yang terlontar begitu mudahnya dari mulut sahabatnya itu, membuat tubuh Disa membeku dan mulut tertutup rapat. pertanyaan yang seolah-olah tak berpengaruh sama sekali. Hingga beberapa detik kemudian mulut Disa membuka suara. "Kenapa kau bertanya seperti itu?" "Hanya ingin memastikan dan...." Feera menggantung ucapannya ".....ingin mencobanya." tambahnya dengan nada santai dan muka datarnya seakan-akan kata yang terucap itu hanya kata biasa. "Mencobanya?" "Ya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE YOURSELF(Hiatus)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • I'm okay (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • FIZYA
  • We Are One
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)

cintailah dirimu terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain. 👨‍👩‍👧‍👧💔 Sekarang rumah bukan lagi tempat paling nyaman bagi gadis itu, bukan lagi tempat kepulangan yang paling di tunggu-tunggu. Baginya rumah sekarang tempat paling sepi, tempat paling menyeramkan. Walaupun ada banyak orang di dalamnya. Ia merindukan suasana rumahnya yang dulu. Penuh kedamaian dan keharmonisan dan tidak ada pertengkaran. Selalu ada kasih sayang diantaranya, tapi sekarang rumah menjadi tempat yang paling ia benci. Berlakon menjadi gadis yang tidak tahu apa-apa padahal, banyak yang ingin ia suarakan justru menyiksa. Berpura-pura tuli seakan-akan tidak pernah mendengar apapun tapi, ternyata itu sulit. Pergi, satu kata yang sudah lama terlintas dari dalam pikirannya. Namun, ada beberapa orang yang ingin diselamatkan bukan, bukan beberapa orang, tapi semuanya. Yang ingin ia singkirkan bukan orangnya, tapi permasalahannya. Kepada rumah yang sekarang bukan benar-benar rumah yang layak huni. Bangunan paling bersejarah, yang menyaksikan gadis ini tumbuh dan besar sekuat baja. 👇👇 Ini bukan cerita tentang seorang anak yang selalu di manja dan disayangi oleh orang tuanya tapi ini cerita tentang seorang anak yang selalu diperlakukan berbeda oleh orang tuanya sendiri dan merasa diasingkan. Ini bukan cerita tentang kisah seorang gadis yang bahagia dengan keluarganya tapi ini kisah seorang gadis dengan berbagai macam penderitaan. Cerita ini mengisahkan hidup seorang gadis yang selalu dibenci oleh orang tuanya, teman sekolah, saudaranya dan bahkan orang asing yang tidak mengenalnya. Bagaimana rasanya tanpa kasih sayang orangtua?? Sedih, sakit, dan miris. pesan Author's keluarga besar WATTPAT SEJATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines