
Rona luka; merah, biru dan kelabu. Jimin bukan anak semesta yang dicinta manusia. Sosoknya hanya menjadi figuran dalam kisah cinta yang bisa kandas kapan saja. Luka-luka yang telah dia terima menjadi pertanda bahwa dirinya tidak ada yang suka. Tuhan memang telah merancang skenario sedemikian rupa, membelat-belit kisahnya hingga sememuakan yang dapat dirasa. Namu hebatnya tidak ada ada kisah yang tertukar takdirnya. Walaupun setiap malam dia menjelma menjadi hina, Jimin selalu berusaha meyakinkan jika dirinya pantas hidup di dunia, meski bersama rasa sakit yang tak henti-hentinya melanda. @catypawTutti i diritti riservati
1 parte