Hold On (On Going)

Hold On (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 180
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 25, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Airi selalu suka ketika dia mengatakan, "Tidak akan ada lagi yang menyakitimu 'kan?" Hanya dengan kata itu, Airi bisa mengatakan kalau ia jatuh hati pada Arata. Sementara itu, Arata tidak pernah mengatakan kalau ia mencintai Airi. Namun rasa ingin melindungi selalu Airi selalu ada. Mungkinkah hanya kebetulan mereka sering bersama, atau memang ada rasa diantara keduanya? -- "Andai saja, kita tidak pernah berpisah. Andai saja kamu tidak pernah bersikap jahat padaku, dan andai saja kamu tidak pernah meninggalkanku ditempat itu, mungkin aku tidak bisa bertahan sejauh ini." - Airi. []
Todos los derechos reservados
#106
mental
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • My Choice Is My Life ( Complete )
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Alice & Adrian
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Waktu?
  • AIRIS
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • My Partner in Everything
  • My Little Monster - Completed

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido