Buih - Buih "Puisi"

Buih - Buih "Puisi"

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 7, 2019
Sejujurnya aku pingin menghentikan hidupku Dengan begitu aku tidak lagi mendapatkan kepedihan dan kebahagian. Aku sadar ketika aku bahagia Aku lupa bahwa kesedihan selalu mengiringi kebahagian. Tapi ketika aku sedih aku malah meminta untuk menghentikan hidupku. Aku tau ....... Aku egois, Tapi kebahagiaan yang kau berikan hanya Palsu Kepadaku Apa itu yang di bilang bahagia??? Aku hanya merasa senang seketika Dan ketika aku mengetahuinya Kebahagian itu palsu aku hanya mendapatkan 2 kali kepedihan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • TAK BERSAMBUT
  • Backstreet
  • SENA
  • PHILOPHOBIA (END)
  • Ambiguous
  • My Lovely Heart
  • seribu tanya tak terjawab
  • Sunyi
  • SECOND LEAD

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines