Soo Much Pain

Soo Much Pain

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 26, 2020
Haii?? Apa kabar?? Aku harap kamu baik-baik saja ya. Aku harap kamu bahagia. Selamat datang. Ini tulisanku, tentang diriku dan hal lainnya. Aku menuangkan segala hal yang kurasa ke dalam tulisan ini. Sebenarnya ini adalah hal yang simpel, tapi entah kenapa menjadi terasa sulit bagiku. Maka dari itu semua aku lampiaskan ke dalam tulisan ini. Mohon maaf jika berantakan. Semoga kalian suka ya :) *Part tidak urut, karena sebelumnya aku nulis di note jadinya tanggalnya acak.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Cahaya Dirimu
  • Regrets of Love
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Complicated
  • My Imagination : Love Without Problem
  • Problem's love ✔
  • Ilusi
  • [END] Blind Rainbow

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido